Monday, April 15, 2019

KELOMPOK 5

Deviden

Deviden adalah pembagian oleh perusahaan kepada pemegang sahamnya secara prorate (proporsional). Calon pembeli dan penjual saham sangat berkepentingan terhadap kebijakan dan praktik dviden perusahaan. Deviden terdiri dari 4 jenis tunai, property, scrip(surat promes untuk membayar sejumlah uang tunai), atau saham. Deviden tunai adalah bentuk yang paling umum. Disamping itu deviden saham kerap dibagikan.
Dviden dapat dinyatakan dalam 2 cara yaitu: (1) Dalam presentase dari nilai nominal atau nilai yang tertera disaham atau (2) dalam jumlah dolar disaham. Dalam banyak media keuangan, deviden biasanya dilaporkan perkuartal dalam jumlah dolar persaham sebagai conyoh, deviden kuartalan Boeng Company adalah $0,17 per lembar, Hershey Food Corp, $0,315 per lembar, dan Nike %0,12 per lembar.
2.1.1.1 Deviden Tunai
1. Dividen tunai (cash dividend) adalah pembagian uang tunai secara prorate kepada pemegang saham. Untuk dapat membayar deviden tunai, sebuah perusahaan harus memiliki: (1) Saldo laba (retained earnings). Legalias dividen tunai bergantung pada Undang-Undang perseroan terbtas ditempat perusahaan didirikan. Secara umum, pembagian deviden tunai hanya berdasarkan saham biasa (modal dasar)
2. Kas yang cukup.Legalitas dividend kemampuan untuk membayar dividen adalah dua hal yang berbeda. Sebagai contoh, nike, dengan saldo laba lebih dari 3 milyar dolar, secara legal dapat mengumumkan pembagian dividen sekurang-kurang nya 3 milyar dolar. Nike mungkin harus mencari kas tambahan melalui penjualan aset-aset lainnya atau melalui pendanaan tambahan.
Sebelum mengumumkan dividen tunai, dewan direksi perusahaan harus mempertimbangkan dengan hati-hati kebutuhan perusahaan akan uang tunai dalam jangka pendek maupun masa mendatang. Pada beberapa kasus, timbulnya kewajiban jangka pendek untuk membayar dividen tunai merupakan hal yang tidak pantas. Pada kasus yang lain, adanya program ekspansi besar-besaran juga membuat perusahaan hanya boleh membayar dividen tunai dalam jumlah yang relatif kecil.
3. Pengumuman dividen. Perusahaan tidak membayar dividen kecuali berdasarkan keputusan dewan direksi, pada saat direksi “mengumumkan”. Dewan direksi memiliki kewenangan penuh untuk menentukan jumlah laba yang akan dibagikan dalam bentuk dividend an jumlah yang ditahan untuk pengembangan perusahaan. Dividen tidak di akru sebagaimana bunga atas wesel bayar dan bukan merupakan suatu kewajiban hingga diumumkan.
                                                         
2.1.1.2 Dividen Saham
Dividen saham (shock dividen) adalah pembagian saham perusahaan yang bersangkutan secara pro rata kepada pemegang sahamnya. Dividen saham dibayarkan dalam bentuk saham. Dividen saham akan menurunkan saldo laba dan meningkatkan modal disetor.
Dari sudut pandang perusahaan, tidak ada kas yang dikeluarkan, dan tidak ada kewajiban yang harus dibayarkan. Tujuan dan manfaat dividen saham sebagai berikut:
1.       Memenuhi harapan pemegang saham untuk mendapatkan dividen tanpa mengeluarkan uang tunai.
2.       Meningkatkan daya jual saham perusahaan.
3.       Menekankan bahwa sebagian dari ekuitas pemegang saham telah di investasi ulang secara permanen kedalam usaha.
2.1.1.3 Pemecahan Saham
Pemecahan saham menurunkan nilai nominal atau nilai yang tertera disaham. Tujuan pemecahan saham adalah meningkatkan daya jual saham dengan cara menurunkan nilai pasar perlembarnya. Pemecahan saham tidak mempengaruhi total modal di setor, laba ditahan, maupun total ekuitas pemegang saham. Oleh karna itu, kita tidak perlu menjurnal pemecahan saham.

2.1.2 Saldo Laba
Saldo laba atau laba ditahan adalah laba yang tidak dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang sahamnya. Saldo lama juga tidak dapat di kaitkan dengan saldo suatu asset tertentu. Saldo debit pada akun saldo laba disebut sebagai deficit.
2.1.2.1 Batasan Penggunaan Saldo Laba
Pembatasan dapat disebabkan oleh alasan – alasan berikut :
1.       Batasan Legal : Terdapat undang-undang yang mengharuskan perusahaan membatasi penggunaan saldo labanya untuk pembelian saham treasuri. Batasan tersebut menjaga keutuhan jumlah modal setor perusahaan yang untuk sementara waktu dipegang dalam bentuk treasuri.
2.       Batasan Kontraktual : Kontrak utang jangka panjang mungkin mengsyaratkan batasan penggunaan saldo laba. Batasan tersebut membatasi penggunaan saldo laba untuk pembayaran dividen.
3.       Batasan Sukarela : Dewan direksi mungkin secara sukarela membatasi penggunaan saldo laba untuk tujuan – tujuan tertentu.
2.1.2.2 Laporan Saldo Laba
Laporan saldo laba atau laporan laba ditahan (retained earnings statement) menunjukan perubahan saldo laba selama period berjalan. Laporan dibuat berdasarkan akun saldo laba.
2.1.2.3 Penyajian dan analisis laporan
PENYAJIAN
Dividen saham yang biasa dibagikan, disajikan dibawah modal saham pada modal disetor. Batasan penggunaan saldo laba diungkapkan dicatatan atas laporan keuangan. Dibandingkan menyajikan bagian ekuitasnya secara detail di neraca, banyak perusahaan menyiapkan klaporan ekuitas pemegang saham. Laporan tersebut, menunjukkan perubahan pada masing-masing maupun total akun ekuitas pemegang saham selama suatu periode.
ANALISIS
Profitabilitas dari sudut pandang pemegang saham biasa dapat diukur dengan rasio imbal hasil atas ekuitas pemegang saham biasa. Rasio ini menunjukkan berapa jumlah dollar dari laba bersih yang dihasilkan dari setiap dollar yang diinvestasikan oleh pemegang saham. Rasio ini dihitung dengan membagi laba bersih yang tersedia dari pemegang saham biasa dengan rata-rata ekuitas pemegang saham biasa.

2.1.3 Laporan Laba Rugi Perseroan Terbatas
Laporan laba rugi perseroan terbatas serupa dengan laporan perusahaan perseorangan atau pun persekutuan. Bagi kepentingan pajak penghasilan, PT merupakan entitas legal tersendiri.oleh karena itu beban pajak penghasilan dilaporkan dibagian terpisahpada laporan laba rugi PT sebelum laba bersih.

2.1.4 Laba Persaham
data yang digunakan secara luas oleh pemegang saham dan calon investor untuk mengevaluasi propabiitas perusahaan. Ukuran yang digunakan adalah Laba Per Saham – LPS (earning per share – EPS) yang menunjukkan laba bersih yang dihasilkan oleh setiap lembar saham biasa yang beredar disaham.


2.1.4.1 LPS dan Dividen saham preferen
Ketika sebuah PT memiliki saham biasa dan saham preferen, dividen saham preferen tahun berjalan harus dikurangkan dulu baru laba bersih sehingga diperoleh laba bersih yang dapat dibagikan kepada pemegang saham biasa.
LABA BERSIH DIKURANG DIVIDEN
SAHAM PREFEREN

+
RATA-RATA TERTIMBANG SAHAM BIASA YANG BEREDAR

=
LABA PER SAHAM

Sing CD Company sudah 5 tahun membukukan laba oleh karna kesuksesan ini harga pasar dari Rp.500.000 saham biasannya yang bernilai nominal $2 perlembar telah naik 3x lipat dari $15 menjadi $45 selama periode ini, jumlah modal distor tetap $2000.000. saldo laba meningkat dari $1.500.000 menjadi $10.000.000. presiden perusahaan, Joan Elberd memiliki dua alternatif : (1) dividen saham 10%  atau (2) pemecahan saham 2- untuk-1. Dia meminta anda menunjukan pengaruh sebelum dan sesudah dari masing masing alternative terhadap (a) saldo laba dan (b) nilai buku persaham .
(a)    (1) jumlah dividen saham adalah $2.250.000 [(500.000 x 10%) x $45]. Saldo laba akhir menjadi $7.750.000 ( $10.000.000 - $2.250.000 ).
(2) saldo laba awal setelah pemecahan saham akan tetap sama seperti sebelum pemecahan saham : $10.000.000.
(b)   Pengaruh terhadap nilai buku saham adalah sebagai berikut

Nama Akun
Saldo Awal
Sesudah
Dividen
Sesudah
Pemecahan
Saham
Modal Disetor
$  2.000.000
$4.250.000
$2.000.000
Saldo Laba
$10.000.000   +
$7.750.000     +
$10.000.000   +
Total Ekuitas
Pemegang Saham
$12.000.000
$12.000.000
            $12.000.000
Jumlah Saham Beredar
$500.000
$550.000
$1.000.000
Nilai Buku Persaham
    $24
$21,82
$12






Sunday, April 7, 2019

KELOMPOK 4

PERSEROAN TERBATAS : ORGANISASI DAN TRANSAKSI MODAL SAHAM
       I.            DEFINISI PERSEROAN TERBATAS
Perseroan Terbatas (corporation) adalah entitas yang terpisah dan berbeda dengan pemiliknya.

Bentuk organisasi Perseroan Terbatas dibagi 2, yaitu:
1.      Berdasarkan tujuan: memperoleh laba / tidak memperoleh laba.
Perseroan terbatas yang bertujuan untuk memperoleh laba contohnya, Mc.Donalds, Pepsi Co., Apple Computer. Perseroan yang bertujuan tidak untuk memperoleh laba contohnya, lembaga kesehatan, badan amal, badan pendidikan.
2.      Berdasarkan Kepemilikan: dimiliki oleh publik / dimiliki oleh kalangan terbatas.
Perseroan terbatas yang dimiliki oleh publik contohnya, IBM, Intel, Caterpillar inc. Perseroan terbatas yang dimilik oleh kalangan terbatas contohnya, Cargill inc.


    II.            KARAKTERISTIK PERSEROAN TERBATAS
a)      Adanya pemisahan secara hukum
Sebagai entitas yang terpisah secara hukum dengan pemiliknya, perusahaan akan bertindak sebagai dirinya sendiri dan bukan sebagai nama pemiliknya
b)     Kewajiban terbatas dari pemegang saham
Tanggung jawab pemegang saham secara normal hanya sebatas jumlah investasi yang mereka tanamkan pada perseroan. Kreditor tidak memiliki hak untuk mengklaim asset pribadi dari pemegang saham kecuali telah terjadi kecurangan.
c)      Hak kepemilikan dapat dipindah tangankan
Pemegang saham dapat menjual sebagian atau seluruh hak kepemilikan yang dimilikinya dalam perseroan dan membutuhkan persetujuan dari sekutu yang lain. Sebaliknya pemindahan saham seluruhnya merupakan hak pemegang saham mereka tidak membutuhkan persetujuan dari pemegang saham yang lain atau dari perseroannya.
d)     Kemampuan memperoleh modal
Penerbitan saham merupakan cara yang sangat mudah untuk memperoleh tambahan modal bagi perseroan terbatas. Membeli saham perseroan adalah tawaran yang menarik bagi investor karena pemegang saham memiliki kewajiban terbatas dan setiap lembar saham sangat mudah untuk dipindahtangankan.




e)      Umur yang tidak terbatas
Umur perseroan terbatas dimulai pada saat dibuat akta pendirian. Masa operasional dapat tidak terbatas atau hanya terbatas untuk beberapa tahun saja. Oleh karena perseroan terbatas merupakan entitas hukum yang terpisah, maka kelangsungan hidup perseroan tidak dipengaruhi oleh adanya pihak yang keluar, partner yang wafat, atau tidak cukupnnya pemegang saham.
f)       Management perseroan terbatas
Seperti diford motor company, pemegang saham secara hukum adalah pemilik perusahaan. Namun, mereka mengelola perusahaan secara tidak langsung melalui dewan direksi yang mereka pilih. Dewan ini menyusun kebijakan operasional perseroan. Dewan direksi juga memilih pelaksana seperti presiden direktur atau beberapa wakil presiden direktur untuk menjalankan kebijakan dan melakukan kegiatan manajemen sehari-hari.
g)      Peraturan pemerintah
Perseroan terbatas merupakan subjek berbagai peraturan negara bagian ( pemerintah daerah ) maupun federal (pemerintah pusat). Di Amerika Serikat undang-undang negara bagian biasanya mengatur tentang persyaratan mengenai penerbitan saham, bagian laba yang diizinkan untuk memegang saham.
h)     Pajak tambahan
Pemegang saham diharuskan membayar pajak untuk deviden tunai yang mereka terima. Juga banyak argument yang mengatakan bahwa laba perseroan terbatas terkena pajak dua kali(double taxation), yang pertama ditingkat perusahaan dan yang kedua ditingkat perorangan .


 III.            MODAL PERSEROAN TERBATAS
Bagian ekuitas pemegang saham di neraca perusahaan mencakup:
1. Modal Disetor (paid-in capital)
Adalah total jumlah kas dan asset lain yang diterima oleh perseroan terbatas yang berasal dari pemegang saham dengan pertukaran saham perusahaan. Perusahaan hanya memiliki 1 jenis saham, maka akan disebut sebagai saham biasa.
2. Saldo Laba atau Laba Ditahan (retained earnings)
            Adalah laba bersih yang ditahan oleh pihak perusahaan. Laba bersih yang dicatat dalam Saldo Laba berasal dari ayat jurnal penutup dengan mendebit Ikhtisar Laba Rugi dan mengkredit Saldo Laba.
Contoh: Diasumsikan bahwa laba bersih untuk Delta Robotics pada tahun pertama kegiatan operasionalnya adalah $130.000, maka ayat jurnal penutupnya adalah

Ikhtisar Laba Rugi                                                                  $130.000
        Saldo Laba                                                                                              $130.000
(menutup Ikhtisar Laba Rugi dan
            memindahkan Laba Bersih ke Saldo Laba)

 IV.            AKUNTANSI PENERBITAN SAHAM BIASA
Tujuan utama akuntansi untuk penerbitan saham adalah : (1) untuk mengidentifikasi sumber modal disetor, (2) untuk tetap membedakan antara modal disetor dan saldo laba. Penerbitan saham biasa hanya mempengaruhi akun modal disetor.

a.      Penerbitan Saham Biasa dengan Nilai Nominal Secara Tunai
Hasil pembanyaran dari penerbitan saham dengan nilai nominal bisa sama, lebih besar, atau lebih kecil dari nilai nominalnya. Ketika penerbitan saham biasa secara tunai dicatat, nilai nominal saham akan dikredit keakun saham biasa. Bagian uang yang diterima (Proceeds) diatas atau dibawah nilai nominal dicatat pada akun modal disetor yang terpisah.
Sebagai contoh, Hydro-Slide menerbitkan 1.000 saham dengan nilai nominal $1 perlembar secara tunai. Ayat jurnal untuk mencatat transaksi tersebut adalah:

Kas                                                                  $1.000
       Saham Biasa                                                                     $1.000
(mencatat penerbitan 1.000 saham
dengan nilai nominal $1)

Jika Hydro-Slide menerbitkan tambahan 1.000 saham secara tunai seharga $5 perlembar dengan nilai nomibal $1, maka jurnalnya adalah:

Kas                                                                              $5.000
      Saham Biasa                                                                                  $1.000
      Agio Saham (Nilai Nominal)                                                        $4.000
(mencatat penerbitan tambahan 1.000
saham biasa)


b.      Penerbitan Saham Biasa tanpa Nilai Nominal Secara Tunai
Saat saham biasa tidak memiliki nilai nominal namu memiliki nilai yang ditetapkan, maka ayat jurnal yang dibuat sama seperti yang diilustrasikan untuk saham dengan nilai nominal. Nilai yang ditetapkan dikredit kesaham biasa. Begitu juga saat harga jual saham tanpa nilai nominal diatas nilai yang ditetapkan, maka selisihnya akan dikredit ke Tambahan Modal Disetor.
Sebagai contoh, Hydro-Slide, Inc. memiliki saham tanpa nilai nomonal dengan nilai yang ditetapkan sebesar $5 dan perusahaan menerbitkan 5.000 saham seharga $8 perlembar secara tunai. Jurnal yang dibuat adalah:





Kas                                                                                                $40.000          
     Saham Biasa                                                                                                  $25.000
     Agio Saham (Nilai Dinyatakan)                                                                    $15.000
(mencatat penerbitan 5.000 saham tanpa nilai
nominal dengan nilai yang ditetapkan sebesar $5)



Agio Saham akan dilaporkan sebagai bagian dari tambahan modal disetor pada bagian ekuitas pemegang saham di neraca. Apa yang akan terjadi jika saham tanpa nilai nominal juga tidak memiliki nilai yang ditetapkan? Dalam kasus ini, seluruh uang yang diterima akan dikredit ke Saham Biasa. Jika Hydro-Slide tidak menentukan nilai yang ditetapkan pada saham tanpa nilai nominal penerbitan 5.000 saham secara tunai seharga $8 per lembar akan dicatat sebagai berikut.


Kas                                                                                    $40.000          
     Saham Biasa                                                                                         $40.000                       (mencatat penerbitan 5.000 saham tanpa nilai
nominal)

c.       Penerbitan Saham Biasa untuk Jasa atau Aset Non Tunai
Saham dapat juga diterbitkan untuk jasa yang diterima (sebagai pembayaran atas jasa) atau menerima pembayaran bukan dalam bentuk tunai (seperti perolehan tanah, bangunan, dan peralatan). Dengan demikian yang dianggap biaya bisa berupa nilai pasar wajar atas asset yang diserahkan,atau nilai pasar wajar atas asset yang diterima, mana yang lebih dapat dipertanggung jawabkan.
Sebagai contoh asumsikan bahwa penasihat hukum yang membantu pendirian Jordan Company menagih biaya jasa sebesar $5.000. Mereka setuju untuk menerima saham biasa dengan nilai nominal $1 perlembar untuk pembayaran seluruh tagihan tersebut. Dalam kasus ini, nilai pasar saham diperkirakan $5.000. Ayat jurnal yang dibuat adalah:

Beban Pendirian Perusahaan                                             $5.000
       Saham Biasa                                                                                       $4.000
       Agio Saham (Nilai Nominal)                                                             $1.000
(mencatat penerbitan 4.000saham dengan
                         nilai nominal $1 untuk penasihat hukum)



Sebaliknya misalkan Athletic Research Inc. merupakan perusahaan terbuka. Nilai nominal saham biasa $5 perlembar yang diperdagangkan secara aktif dengan harga pasar $8 perlembar. Perusahaan menerbitkan 10.000 lembar saham untuk memperoleh tanah yang ditawarkan dengan harga jual $90.000. Bukti yang cukup kuat menunjukkan bahwa transaksi nontunai ini diperkirakan hanya $80.000. Transaksi ini akari dicatat sebagai berikut.

Tanah                                                                          $80.000
       Saham Biasa                                                                                 $50.000
       Agio Saham (Nilai Nominal)                                                       $30.000
            (mencatat penerbitan 10.000 saham dengan
            nilai nominal $5 untuk perolehan tanah)

Sebagaimana pada contoh tersebut, nilai nominal saham tidak pernah dijadikan dasar untuk menentukan biaya perolehan dari aset yang diterima.


    V.            AKUNTANSI UNTUK SAHAM TREASURI
Adalah saham milik perusahaan yang telah diterbitkan, telah dibayar lunas kemudian diperoleh kembali oleh perusahaan tetapi tidak dimaksudkan untuk ditebus. Perusahaan memperoleh kembali perusahaannya untuk berbagai alasan:
1.      Menerbitkan kembali saham tersebut ke karyawan sebagai bonus atau programkompensasi saham
2.      Meningkatkan perdagangan saham perusahaan di bursa saham dengan tujuan dapat meningkatkan nilai saham
3.      Memiliki saham yang cukup untuk digunakan dalam mengakuisisi perusahaan lain
4.      Mengurangi jumlah saham yang beredar dan meningkatkan laba persaham
5.      Mencegah pengambi lalihkan oleh perusahaan lain.

Pembelian Saham Treasuri
Akun saham treasuri didebit dengan harga yang dibayarkan untuk memperoleh saham tersebut. Jumlah yang sama dikredit ke akun saham treasuri jika saham tersebut dijual kembali.
Sebagai contoh, asumsikan bahwa pada tanggal 1 Januari 2005, bagian ekuitas pemegang saham dari Mead. Inc. memiliki 100.000 saham yang beredar (seluruhnya diterbitkan pada nilai nominalnya) dengan harga nominal $5 dan Saldo Laba sebesar $200.000. Bagian ekuitas pemegang saham sebelum pembelian saham treasuri adalah sebagai berikut.
Pada tanggal 1 Februari 2005, Mead memperoleh 4.000 saham dengan harga $8 per lembar. Ayat jurnal yang dibuat adalah:
            1 Feb   Saham Treasuri                                                $32.000
                                 Kas                                                                                 $32.000
                                    (mencatat pembelian 4.000 saham
                                    treasuri seharga $8 perlembar)



Penjualan Saham Treasuri
·         Penjualan saham treasuri diatas biaya perolehan
Jika harga jual saham treasuri sama dengan biaya perolehan, maka penjualan saham tersebut dicatat dengan mendebit Kas dan mengkredit SahamTreasuri. Jika harga jual dari saham tersebut lebih tinggi dari biaya perolehan, selisihnya akan dikredit sebagai modal disetor dari saham treasuri.
Sebagai contoh, asumsikan bahwa 1.000 saham treasuri Mead, Inc. yang sebelumnya diperoleh dengan harga $8 per lembar, dijual seharga $10 per lembar pada tanggal 1 Juli. Ayat jurnal yang dibuat adalah sebagai berikut.
            1 Jul     Kas                                                                              $10.000
                              Saham Treasuri                                                                              $8.000
                              Modal disetor dari Saham Treasuri                                               $2.000
                                    (mencatat penjualan 1.000 saham
                                    treasuri diatas biaya perolehan)


·         Penjualan saham treasuri dibawah biaya perolehan
Ketika saham treasuri dijual dibawah  biaya perolehan, selisih atas biaya perolehan diatas harga jual akan didebit ke Modal Disetor dari Saham Treasuri. Iika Mead, Inc. menjual tambahan 800 saham treasuri pada tanggal l Oktober seharga $7 per lembar, maka ayat jurnal yang dibuat adalah sebagai berikut.
            1 Okt   Kas                                                                              $5.600
                        Modal Disetor dari Saham Treasuri                            $800
                               Saham Treasuri                                                                             $6.400
                                    (mencatat penjualan 800 saham treasuri
                                    dibawah biaya perolehan)








 VI.            SAHAM PREFEREN
Adalah perjanjian yang memberikan keutamaan atau kelebihan bagi pemiliknya dibandingkan pemegang saham biasa untuk hal-hal tertentu. Secara khusus pemegang saham preferen memiliki prioritas dalam hal (1) pembagian laba atau deviden dan (2) asset jika terjadi likuiditas. Namun biasanya saham preferen tidak memiliki hak suara.
Seperti saham biasa, saham preferen dapat diterbitkan secara tunai atau aset nontunai. Jurnal untuk transaksi ini sama dengan jurnal untuk saham biasa. Ketika perusahaan memiliki lebih dari satu jenis saham, setiap nama akun modal disetor harus menunjukkan saham yang scsuai. Sebagai contoh, perusahaan. memiliki akun berikut: Saham Preferen; Saham Biasa, Agio Saham-Saham Preferen, dan Agio Saham-Saham Biasa. Diasumsikan bahwa Stine Camden menerbitkan 10.000 saham seharga $12 per lembar dengan nilai nominal $10 untuk mencatat penerbitan tersebut adalah:

            Kas                                                                                          $120.000
                  Saham Preferen                                                                                         $100.000
                   Agio Saham (Nilai Nominal)-Saham Preferen                                         $20.0000
                        (mencatat penerbitan 10.000 saham preferen
                        dengan nilai nominal $10)

Saham preferen dapat memiliki nilai nominal atau tidak. Pada bagian ekuitas pemegang saham dineraca, saham preferen akan disajikan pertama kali karena memiliki prioritas atas dividendan likuidasi sebagai mana akan dibahas berikut ini:

a.      Prioritas atas dividen
Pemegang saham preferen memiliki hak untuk memperoleh pembagian laba sebelum saham biasa menerimanya. Pemegang saham preferen dapat memiliki Deviden Kumulatif (cumulative dividend), yang berarti pemegang saham prefen harus dibayar untuk penerimaan deviden setiap tahun dan memperoleh prioritas atas deviden yang belum diterima sebelum pemegang saham biasa menerima dividen. Ketika saham preferen bersifat kumulatif, dividen preferen tidak diumumkan untuk suatu periode tertentu dan disebut sebagai dividen terulanf/dividen belum terbayar (dividend in arrears).

b.      Prioritas atas likuidasi
Saham preferen juga memiliki prioritas atas asset perusahaan jika perusahaan dilikuidasi. Hak atas asset dapat sebesar nilai nominal saham atas jumlah nilai likuidasi tertentu. Hak prioritas dalam likuidasi memberikan klaim khusus bagi para kreditordan pemegang saham preferen.




VII.            PENYAJIAN DAN ANALISIS LAPORAN
Dalam bagian ekuitas pemegang saham di neraca, modal disetor dan saldo laba akan dilaporkan Sumber dana dari modal disetor akan dijelaskan setara khusus.Dalam modal disetor, terdapat dua klasifikasi yang diakui:
1.      Modal saham. Kategori ini terdiri atas saham preferen dan saham biasa. Saham preferen akan disajikan sebelum saham biasa karena adanya hak prioritas yang dimiliki oleh pemegang saham preferen Nilai nominal,jumlah saham dalam modal dasar, saham yang diterbitkan, dan saham yang beredar akan dilaporkan untuk setiap jenis saham.
2.      Tambahan Modal Disetor. Kategori ini mencakup selisih antara jumlah yang dibayarkan dengan nominal-nominal atau nilai yang ditetapkan dan modal disetor dari saham treasuri.

A.    Penyajian
Bagian ekuitas pemegang saham connally inc. mencakup semua akun yang telah dibahas.pengungkapan yang terkait dengan saham biasa connally adalah 400.000 saham yang diterbitkan, 100.000 saham yang belum diterbitkan (500.000 saham sebagai modal dasar saham dikurangi 400.000 saham diterbitkan), dan 390.000 saham yang beredar (400.000 saham diterbitkan dikurangi 10.000 saham treasuri). Pada laporan tahunan yang diumumkan, masing-masing sumber tambahan modal disetor seringkali digabungkan dan dilaporkan sebagai satu kesatuan jumlah.selain itu saham sebagai modal saham seringkali tidak dilaporkan. Dalam praktiknya istilah “surplus modal” kadang digunakan untuk akun tambahan modal disetor dan “surplus laba” digunakan untuk akun saldo laba. Penggunaan istilah “surplus” menunjukan selisih lebih atas jumlah dana yang tersedia. Oleh karena itu istilah “surplus” seharusnya tidak digunakan dalam akuntansi.

B.     Analisis – nilai buku per saham
Nilai buku per saham (book value per share) adalah ekuitas yang dimiliki pemegang saham biasa dalam asset bersih perusahaan dari kepemilikan setiap lembar saham.aset bersih perusahaan harus sama dengan total ekuitas.sehingga rumus untuk menghitung nilai buku persaham ketika perusahaan hanya memiliki satu jenis saham yang beredar adalah:


Dengan demikian jika Marlo Corporation memiliki total ekuitas pemegang saham sebesar $ 1.500.000 (saham biasa $1.000.000 dan saldo laba $500.000)dan 50.000 saham biasa yang beredar, maka nilai buku per saham adalah $30 ($1.500.000 ÷50.000).

Nilai Buku versus Nilai Pasar
      Nilai buku persaham tidaklah sama dengan nilai pasar persaham. Secara umum, nilai buku didasarkan atas pencatatn biaya perolehan. Nilai pasar menunjukkan pertimbangan subjektif dari ribuan pemegang saham dan investor tentang potensi perusahaan untuk laba dimasa mendatang dan dividen. Nilai pasar persaham dapat lebih tinggi dari nilai buku persaham. 
Nilai buku persaham akan berguna untuk menentukan tren jumlah perlembar saham yang dimiliki oleh pemegang saham diperusahaan. Nilai ini juga menentukan dalam banyak kontrak dan kasus dipengadilan saat hak individu didasarkan pada informasi biaya perolehan.