Saturday, April 27, 2019

KELOMPOK 6


Obligasi merupakan istilah di bursa efek yang merujuk kepada surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak pengakuan hutang atas pinjaman yang diterima oleh pihak yang menerbitkan obligasi dari pemberi pinjaman (pemodal)
Obligasi (bonds) diterbitkan oleh perusahaan, universitas, dan lembaga pemerintah.

Mengapa Obligasi Diterbitkan?

Dari sudut pandang pebisnis diterbitkannya obligasi tidak lain adalah karena membutuhkan tambahan modal segar. 
dari sudut pandang negara, obligasi diterbitkan sebagai sumber pendanaan untuk membiayai sebagian defisit anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dari sudut pandang perusahaan, pendanaan jangka panjang melalui obligasi memberikan keunggulan dibandingkan saham biasa
Top of Form

Keunggulan :
1.      Kendali Pemegang saham tidak Terpengaruh
2.      Adanya Penghematan dari sisi pajak
3.      Laba Per Saham akan lebih tinggi
Untuk mengilustrasikan pengaruh potensial terhadap laba perusahaan asumsikan bahwa Microsystem,Inc. Sedang mempertimbangkan dua rencana untuk pendanaan konstruksi pabik baru sebesar $5 juta . Rencana A meliputi penerbitan 200.000 lembar saham biasa dengan harga pasar saat ini sebesar $25 per lembar . Rencana B meliputi penerbitan obligasi $5 juta , nominal 8%. Laba sebelum bunga dan pajak pada pabrik baru sebesar $1,5 juta . pajak penghasilan diperkirakan sebesar 30% . perusahaan tersebut memiliki 100.000 saham biasa yang beredar. Pengaruh alternatif terhadap laba persaham di tunjukan pada gambar
                                                                              Rencana A                 Rencana B
                                                                              Penerbitan                 Penerbitan
saham                         Oblligasi
Laba sebelum bunga dan pajak                                   $1.500.000                  $1.500.000
Bunga (8% x $5 000.000)                                                -                              400.000
Laba sebelum pajak                                                     1.500.000                    1.100.000
Beban pajak penghasilan (30%)                                  450.000                       330.000
Laba bersih                                                                  $1.050.000                  $770.000
Saham beredar                                                                        300.000                       100.000
Laba persaham                                                            $3,50                           $7,70

Jenis-Jenis Obligasi
Obligasi memiliki fitur-fitur yang berbeda jenis obligasi yang biasanya di terbitkan dijelaskan sebagai berikut :
Obligasi dengan jaminan dan obligasi tanpa jaminan
Obligasi dengan jaminan (Secured Bond) Memiliki aset khusus untuk dijadikan jaminan atas penerbitan obligasi tersebut . sebagai contoh , obligasi dengan jaminan sebuah real estate disebut obligasi hipotek ( mortage bond). Obligasi yang dijamin dengan aset khusus yang disisihkan untuk melunasi obligasi itu disebut Obligasi dana pelunasan (Sinking fund bond).
Obligasi tanpa jaminan (Unsecured bond) di terbitkan melalui kredit umum peminjam Obligasi tersebut , yang dinamakan obligasi debentur (debenture bond), digunakan oleh perusahaan besar yang memiliki peringkat kredit yang baik. Sebagai contoh , dalam laporan tahunan baru-baru ini , Dupont melaporkan lebih dari $2 Miliar Obligasi debentur yang beredar .
Obligasi Berjangka dan Obligasi Berseri
Obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang bersamaan di masa mendatang disebut
obligasi berjangka (term bond). Sebaliknya, obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang
berbeda (secara berangsur-angsur) disebut obligasi berseri (serial bond), Sebagal contoh,
obligasi debenture Caterpillar Inc. yang jatuh tempo dalam tahun 2007 merupakan obligasi
berjangka. Obligasi debenture Caterpillar Inc. yang jatuh tempo dalam tahun 2004 dan 2007
merupakan obligasi berseri (jatuh tempo secara tahunan).

Obligasi Atas Nama dan Obligasi Atas Unjuk

obligasi yang ditertbitkan atas nama pemilik disebut obligasi atas nama (regiterd bond).
Peabayaran bunga pada obligasi atas nama dilakukan dengan memeriksa catatan pemegarg
Obligasi yang bukan atas nama disebut obligasi atas unjuk (bearer [coupon] bond)
pemegang obligasi atas unjuk harus mengirim kupon untıuk menerima pembayaran bunga
kupon obligasi dapat dipindahkan langung ke pihak lain. Sebaliknya, penindahan kepemilikan obligasi atas nama mengharuskan pembatalan obligasi oleh perusahaan dan penerbitan obligasi baru. Kebanyakan obligasi yang diterbitkan saat ini adalah obligasi atas nama
Obligasi Konvertibel dan obligasi yang dapat ditarik

Obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham umum berdasarkan pilihan dari pemegang
obligasi disebut obligasi yang dapat dikonversi [konvertibel] (convertible bond). Adanya
fitur konversi inilah yang secara umum dapat menarik pembeli obligasi. Obligasi yang dapat ditarik kembali oleh perusahaan sebelum jatuh tempo disebut obligasi yang dapat
ditarik (callable bond).

Prosedur Penerbitan Obligasi
Undang-undang menjamin kekuasaan perusahaan untuk menerbitkan obligasi (UU RI No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal
). Dalam perusahaan, diperlukan persetujuan baik dari pemegang saham maupun dewan direksi. Dalam otorisasi penerbitan obligasi, dewan direksi harus menetapkan jumlah obligasi yang akan diotorisasi, total nilai nominal, dan suku bunga kontrak. Total obligasi yang diotorisasi sering kali melebihi jumlah obligasi pada saat pertama kali diterbitkan. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan kas di masa depan.

Nilai nominal (face value) merupakan jumlah pokok yang harus dibayar oleh pihak
yang menerbitkan obligasi pada tanggal jatuh tempo. Suku bunga kontrak (contractual
interest rate) /suku bunga yang dinyatakan (stated rate),
merupakan suku bunga yang digunakan untuk menentukan jumlah bunga tunai yang harus
peminjam bayar dan investor terima. Biasanya suku bunga kontrak ditetapkan sebagai suku
bunga tahunan. Bunga umumnya dibayar setiap enam bulan sekali.
Perusahaan yang menerbitkan obligasi harus menandatangani kontrak, yang dikenal
sebagai bond indenture. Dalam kontrak tersebut dijelaskan hak pemegang obligasi dan wali
amanatnya, serta disebutkan pula kewajiban dari perusahaan yang menerbitkan obligasi
tersebut. Wali amanat (umumnya lembaga keuangan) menyimpan catatan dari masing
-masing pemegang obligasi, menyimpan obligasi yang belum diterbitkan, dan memegang

hak tertentu dari properti yang dijaminkan.
Text Box: Nilai pokok atau nilai nominal Text Box: Penerbit ObligasiText Box: Suku bunga kontrakText Box: Tanggal jatuh tempo
Setelah bond indenture selesal dibuat, sertifikat obligasi (bond certificates) dicetak.
Bond Indenture dan sertifikat merupakan dokumen yang terpisah. Obligasi pada umumnya dijual melalui perusahaan investasi yang memang khusus menjual sekuritas

Perdagangan Obligasi
Obligasi perusahaan, seperti modal saham, diperdagangkan dibursa efek. Oleh karena itu,
pemegang obligasi memiliki peluang untuk mengonversi (mengubah) kepemilikan mereka
menjadi kas kapan pun dengan menjual obligasinya pada harga pasar saat ini.
Harga obligasi dinyatakan sebagai persentase dari nilai nominal obligasi, yang
biasanya $1.000
. Obligasi $1.000 dengan harga yang dinyatakan pada 97 berarti bahwa
harga penjualan obligasi adalah 97% dari nilai nominal, atau seharga $970. Harga obligasi
dan kegiatan perdagangan dipublikasikan setiap hari di koran dan berita keuangan, seperti
dilustrasikan sebagai berikut.



Daftar obligasi tersebut menunjukkan bahwa General Motors memiliki obligasi yang beredar dengan suku bunga kontrak sebesar 7,2%, dan nilai pokok $1.000 yang akan jatuh tempo dalam tahun 2011, Obligasi tersebut saat ini memberikan imbal hasil sebesar 7,007%. Pada hari ini, sebanyak 62.427.000 lembar obligasi tersebut diperdagangkan. Pada penutupan
perdagangan, harga rnencapai 101,110% dari nilai nominal, atau seharga $ 1.011,10
Transaksi yang terjadi antara pemegang obligasi dan investor lainnya tidak dijurnal
dalam pembukuan perusahan yang menerbitkan obligasi
, Jika Tom Smith menjual obligasi kepada Faith Jones,perusahaan yang menerbitkan obligasi tidak akan melakukan penjurnalan akuntansl atas transaksi tersebut. (Penerbit obligasi atau wali amanat akan menyimpan catatan nama pemegang obligasi dalam kasus obligasi atas nama.) Perusahaan akan melakukan pencatatan jurnal hanya pada saat obligasi diterbitkan atau di tarik kembali, dan pada saat pemegang obligasi mengkonversikan obligasi menjadi saham biasa.

Menentukan Nilai Pasar Obligasi

Asumsikan bahwa Coronet, Inc. Menerbitkan
obligasi berbunga nol (tidak ada bunga) dengan nilai nominal $1.000.000 dan jatuh tempo dalam 20 tahun. Untuk obligasi ini, jumlah yang akan Anda terima adalah satu juta dolar pada 20 tahun kemudian. Maukah Anda membayar satu juta dolar untuk obligasi ini? Tentu tidakl
Alasan Anda tidak mau membayar satu juta dolar untuk obligasi Coronet berkalitan
dengan konsep nilai waktu dari uang. Jika Anda memiliki uang sebesar satu juta dolar di
hari ini, Anda akan menginvestasikannya. Dari investasi tersebut, Anda akan memperoleh
bunga sehingga pada akhir 20 tahun mendatang, Anda akan memiliki lebih dari satu juta
dolar.
Nilai sekarang (present value) dari obligasi merupakan nilai jualnya di pasar. Oleh karena itu, nilai pasar merupakan fungsi dari tiga faktor yang menentukan nilai sekarang: (1) jumlah uang akan diterima, (2) lamanya waktu hingga jumlah yang diterima, dan (3) suku bunga
pasar. Suku bunga pasar (maket interest rate) adalah suku bunga yang dikehendaki investor
dalam meminjamkan dana.
Obligasi dapat diterbitkan pada nilai nominal, di bawah nilai nominal (dengan diskonto
atau disagio), atau di atas nilai nominal (dengan premi atau agio).

Penerbitan Obligasi pada Nilai Nominal

Sebagai contoh akuntansi untuk obligasi, asumsikan bahwa tanggal 1 Januari 2005, Devor
Corporation menerbitkan 1.000 lembar obligasi, berbunga 9%, berjangka waktu 10 tahun,
bernilai $ 1.000 yang dinyatakan pada 100 (100% dari nilai nominal). Jurnal untuk mencatat
penjualan tersebut adalah:

1 Jan    Kas                                                                  1.000.000
                        Utang Obligasi                                                            1.000.000
                        (Mencatat Penjualan Obligasi Pada Nilai Nominal)

Utang obligasi dilaporkan dalam bagian kewajiban jangka panjang di neraca karena tanggal
jatuh temponya lebih dari satu tahun
Sepanjang umur obligasi, jurnal diperlukan untuk bunga obligasi. Bunga pada utarg
obligasi dihitung sama seperti menghitung bunga pada wesel bayar, sebagaimana yang
dijelaskan di Bab 11 (halaman 4). Asumsikan bahwa bunga pada obligasi di atas dibayar
secara setengah tahunan, yaitu pada tanggal 1 Januari dan I Juli, Dalam kasus inl, bunga
sebesar $45.000 ($1.000.000 x 9% x 6/12) harus dibayar tanggal 1 Juli 2005.
Jurnal untuk pembayaran, dengan asumsi tidak ada akrual bunga sebelumnya, adalah

1 Jul     Beban Bunga Obligasi                                                45.000
                        Kas                                                                              45.000
                        (Mencatat Pembayaran Bunga Obligasi)

Pada tanggal 31 Desember, jurnal penyesuaian diperlukan untuk mengakui beban bunga
sebesar $45.000 yang terjadi sejak tanggal I Juli. Jurnal yang dibuat adalah
31 Des             Beban Bunga Obligasi                                    45.000
                                    Utang Bunga Obligasi                                                45.000
                                    (Mengakru bunga obligasi)
Utang bunga obligasi akan diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek,
karena dijadwalkan untuk pembayaran dalam tahun berikutnya. Pada saat bunga dibayar
tanggal 1 Januari 2006, Utang Bunga Obligasi didebit dan Kas dikredit sebesar $45.000
Diskonto atau Premi pada Obligasi
Dalam contoh sebelumnya, diasumsikan bahwa suku bunga kontrak (dinyatakan) yang
dibayarkan pada obligasi dan suku bunga pasar (efektif) adalah sama. Suku bunga kontrak
(contractual interest rate) merupakan tingkat yang diaplikasikan ke nilai nominal (pari) untuk
menghitung berapa jumlah bunga yang dibayarkan dalam satu tahun. Pada saat suku bunga kontrak dan suku bunga pasar sama, obligasi dijual
pada nilai nominal, seperti yang ditunjukkan di atas.

Bagaimanapun, setiap hari suku bunga pasar berubah. Suku bunga tersebut dipengaruhi
oleh jenis obligasi yang diterbitkan, keadan ekonomi, kondisi industri saat ini, dan kinerja
perusahaan. Suku bunga pasar dan suku bunga kontrak sering berbeda, sehingga obligasi
dapat dijual di atas atau di bawah nilai nominal
Sebagai contoh, asumsikan bahwa investor memiliki satu dari dua pilihan: (1) membeli
obligasi yang memiliki suku bunga kontrak 10%, atau (2) membeli obligasi yang memiliki
suku bunga kontrak 8%. Jika obligasi memiliki risiko yang sama, investor akan memilih
tingkat investasi 10%. Untuk membuat investasi sama, investor akan meminta suku bunga
kontrak yang lebih tinggi dari 8%. Namun investor tidak bisa mengubah suku bunga kontrak.
Apa yang dapat mereka lakukan adalah membayar lebih kecil dari nilai nominal untuk
obligasi tersebut. Dengan membayar lebih kecil, investor dapat memperoleh suku bunga
pasar. Dalam kasus ini, obligasi dijual dengan diskonto.
Di lain pihak, suku bunga pasar mungkin bisa lebih rendah dari suku bunga kontrak.
Dalam hal ini investor akan membayar lebih
dibandingkan nilai nominal untuk obligasi
tersebut. Misalkan suku bunga pasar adalah 8% dan suku bunga kontrak adalah 9%, penerbit
obligasi akan membutuhkan lebih banyak dana darl investor. Dalam kasus tersebut, obligasi
dijual dengan premi
, Hubungan antara suku bunga pasar, suku bunga kontrak, dan harga
obligasi ditunjukkan pada gambar di bawah
Text Box: Obligasi dengan suku bunga kontrak 10%
Diterbitkan Pada saat
 
Suku Bunga Pasar
 
Obligasi Dijual Pada (Harga)
 
Text Box: PremiText Box: 8%








Text Box: Nilai Nominal



Text Box: Diskonto
 





Menerbitkan obligasi dengan jumlah yang berbeda dari nilai nominal adalah suatu
hal yang biasa. Pada saat perusahaan mencetak sertifikat obligasi dan memasarkan obligasi
suatu hal yang kebetulan jika suku bunga pasar dan suku bunga kontrak adalah sama. Jadi,
penjualan obligasi dengan diskonto bukan berarti kondisi keuangan dari perusahaan penerbit
buruk. Demikian pula penjualan obligasi dengan premi juga tidak mengindikasikan bahwa
kondisi keuangan perusahaan baik.

Penerbitan Obligasi dengan Diskonto
Sebagai contoh penerbitan obligasi dengan diskonto, asumsikan bahwa tanggal 1 Januari
2005, Candlestick, Inc. menjual obligasi dengan nilai nominal $100.000, berjangka waktu 5
tahun, berbunga 10%, seharga $92.639 (92,639% dari nilai nominal). Utang bunga dibayar
pada tanggal I Juli dan 1 Januari. Jurnal untuk mencatat penerbitan obligasi tersebut
adalah:

1 Jan                Kas                                                      92.639
                        Diskon Utang Obligasi                       7.361
                                    Utang Obligasi                                    100.000
                                    (Mencatat Penjualan
Obligasi dengan diskonto)

Meskipun Diskon Utang Obligasi memiliki saldo debit, akun ini bukanlah aset melainkan
akun kontra, yaitu pengurang dari utang obligasi di neraca seperti di ilustrasikan pada
Gambar 16-6.
CANDLESTICK, INC.
Neraca (sebagian)
Kewajiban Jangka Panjang
      Utang Obligasi                                        $100.000
      Dikurangi : Diskon utang obligasi             7.361                    $92.639

Angka sebesar $92.639 menunjulkkan nilai tercatat (atau nilai buku) dari obligasi. Pada
tanggal penerbitan jumlah ini sama dengan harga pasar obligasi.

Penerbitan obligasi di bawah nilai nominal, dengan diskonto, menyebabkan total biaya
peminjaman berbeda dengan bunga obligasi yang dibayarkan. Hal ini berarti perusahaan
penerbit tidak hanya harus membayar suku bunga kontrak selama jangka waktu obligasi,
tetapi juga nilai nominal (bukan harga pada saat diterbitkan) pada saat jatuh tempo. Oleh
karena itu, selisih antara harga pada saat obligasi diterbitkan dan nilai nominal obligasi-
diskonto merupakan tambahan biaya peminjaman. Biaya tambahan tersebut seharusnya
dicatat sebagai beban bunga obligasi sepanjang umur obligasi
. Prosedur untuk mencatat
biaya tambahan ini ditunjukkan di Lampiran 16B dan 16C.
Total biaya peminjaman $92.639 untuk Candlestick, Inc. adalah $57.361, dihitung
sebagai berikut.
                          

Penerbitan Obligasi dengan Diskonto
Pembayaran bunga setengah tahunan
($100.000Ð10%Ð1/2)= $5.000; $5.000Ð10)                     $50.000
            Ditambah : Diskon Obligasi ($100.000-$92.639)                   7.361
Total biaya peminjaman                                                                        $57.361                                                                          

Alternatifnya, total biaya peminjaman dapat dihitung sebagai berikut
                                Penerbitan Obligasi dengan Diskonto
Nilai Pokok pada saat jatuh tempo                                            $100.000
Pembayaran bunga setengah tahunan
($5.000Ð10)                                                                              $50.000
Kas yang dibayarkan ke pemegang obligasi                             $150.000   
Kas yang diterima dari pemegang obligasi                               $ 92.639
Total biaya peminjaman                                                                                      $57.361                                                          
Penerbitan Obligasi dengan Premi

Sebagai contoh penerbitan obligasi dengan premi, asumsikian bahwa obligasi yang
di contohkan di atas dijual sebesar $108.111 (108.111 % dari nilai nominal) bukan sebesar
$92.639
jurnal untuk mencatat penjualan tersebut adalah:


1 Jan    Kas                                                                              108.111          
                        Utang Obligasi                                                              100.000
                        Premi Utang Obligasi                                                     8.111
(mencatat penjualan obligasi dengan premi)

Premi utang obligasi ditambahkan dengan utang obligasi di neraca seperti yang dtunjunkan
pada Gambar di bawah


CANDLESTICK, INC.
Neraca (sebagian)
Kewajiban Jangka Panjang
     Utang Obligasi                                                $100.000
     Ditambah : Premi Utang Obligasi                   8.111                   $108.111


Penjualan obligasi di atas nilai nominal menyebabkan total biaya peminjaman lebih
kecil dari bunga yang dibayarkan pada obligasi tersebut
. Premi obligasi dianggap sebagai
pengurang pada total biaya peminjaman. Ini seharusnya dikredit ke Beban Bunga Obligasi
sepanjang umur obligasi. Total biaya peminjaman $108.111 untuk Candlestick, Inc. dihitung
sebagai berikut.
 Penerbitan Obligasi dengan Premi
Pembayaran bunga setengah tahunan
($100.000Ð10%Ð1/2)= $5.000; $5.000Ð10)                        $50.000
Ditambah: Premi Obligasi ($108.111-$100.00)                         8.111
Total biaya peminjaman                                                     $41.889

Alternatifnya, biaya peminjaman dapat dihitung sebagai berikut

 Penerbitan Obligasi dengan Premi
Nilai Pokok pada saat jatuh tempo                                            $100.000
Pembayaran bunga setengah tahunan
($5.000Ð10)                                                                              $  50.000
Kas yang dibayarkan ke pemegang obligasi                             $150.000   
Kas yang diterima dari pemegang obligasi                               $108.111
Total biaya peminjaman                                                      $  41.889

Obligasi dapat ditarik pada saat obligasi ditebus (dilunasi) oleh perusahaan penerbit atau
pada saat dikonversikan menjadi saham biasa oleh pemegang obligasi. Jurnal yang tepat
untuk transaksi tersebut akan dijelaskan dalam bagian berikut.

Penebusan Obligasi pada Saat Jatuh Tempo

Terlepas dari harga penerbitan obligasi, nilai buku obligasi pada saat jatuh tempo akan sama
dengan nilai nominalnya. Asumsikan bahwa bunga untuk periode bunga terakhir dibayar
dan dicatat secara terpisah, jurnal untuk mencatat penebuşan obligasi Candlestick pada
saat jatuh tempo adalah:

Utang Obligasi                                                            $100.000
            Kas                                                                                          $100.000
            (Mencatat penebusan obligasi pada saat jatuh tempo)

Penebusan Obligasi sebelum Jatuh Tempo

Obligasi dapat ditebus sebelum jatuh tempo. Sebuah perusahaan dapat memutuskan untuk
melunasi obligasi sebelum jatuh tempo untuk mengurangi biaya bunga dan memindahkan
utang dari neraca. Sebuah perusahaan seharusnya melunasi obligasi lebih awal hanya jika
perusahaan memiliki sumber daya kas yang cukup.

Saat obligasi ditarik sebelum jatuh tempo, maka perlu untuk: (1) Menghapus nilai
tercatat dari obligasi pada tanggal penarikan. (2) Mencatat jumlah kas yang dibayarkan.
(3) Mengakui keuntungan atau kerugian pada saat penarikan. Nilai tercatat atas obligasi
adalah nilai nominal dari obligasi dikurangi diskonto obligasi yang belum diamortisasi atau
ditambah premi obligasi yang belum diamortisasi
pada tanggal penarikan.

Sebagai contoh, asumsikan bahwa Candlestick menjual obligasinya dengan premi. Pada
akhir periode ke-8, Candlestick menarik obligasi tersebut pada 103 setelah membayar bunga
setengah tahunan. Asumsikan juga bahwa nilai tercatat obligasi pada tanggal penarikan
adalah $101.623.Jurnal untuk mencatat penarikan pada akhir periode bunga ke-8 (1 Januari
2009) adalah:

1 Jan                Utang Obligasi                                                100.000
                        Premi Utang Obligasi                                          1.623
                        Kerugian atas Penebusan Obligasi                      1.377
                                    Kas                                                                              103.000
                                    (Mencatat penebusan obligasi pada harga 103)

Perhatikan bahwa kerugian sebesar $1.377 adalah selisih antara kas yang dibeyaikan sebesar
$103.000 dengan nilai tercatat obligasi sebesar $101.623.

Mengonversi Obligasi menjadi Saham Biasa

Obligasi yang dapat dikonversi dapat menarik minat pemegang obligasi maupun pihak
penerbit obligasi. Konversi sering kali memberi pemegang obligesi peluang untuk
memperoleh keuntungan jika harga pasar saham biasa naik secara signifikan. Hingga proses
konversi, pemegang obligasi menerima bunga atas obligasi. Bagi yang menerbitkan
obligasi dijual pada harga yang lebih tinggi dan membayar bunga yang lebih rendah dari
sekuritas utang yang dapat dibandingkan tanpa opsi konversi. Banyak perusalaa, seperi
USAir, USX Corp, dan Daimler-Chrysler Corporation memiliki obligasi yang dapat
dikonversi yang masih beredar
Pada saat obligasi dikonversikan menjadi saham biasa dan konversi dicatat, harga pasar saat ini dari obligasi dan saham diabaikan justru nilai tercatat obligasi di transfer ke akun modal disetor. Tidak ada keuntungan atau kerugian yang diakui. Sebagai contoh
asumsikan bahwa tanggal 1 Juli Saunders Associates mengonversi obligasí senilai $100.000
yang dijual pada nilai nominal menjadi 2.000 lembar sahiam biasa dengan nilai nominal
$10, Baik obligasi maupun saham biasa memiliki nilai pasar sebesar $130.000. Jurnal untuk
mencatat konversi tersebut adalah

1 Jul                 Utang Obligasi                                                100.000
                                    Saham Biasa                                                                20.000
                                    Agio Saham (Nilai Nominal)                                      80.000

Perhatikan bahwa harga pasar saat ini dari obligasi dan saham ($130.000) tidak dicatat
Metode yang digunakan untuk mencatat konversi obligasi adalah metode nilai tercatat

jenis umum lainnya dari kewajiban jangka panjang antara lain wesel bayar dan kewajiban
sewa Akuntansi .

Wesel Bayar Jangka Panjang

Wesel bayar untuk pendanaan utang jangka panjang cukup sering digunakan. Wesel bayar jangka panjang sama seperti wesel bayar berbunga jangka pendek kecuali jangka waktu

dari wesel tersebut melebihi satu tahun. Dalam periode suku bunga yang tidak stabil, suku
bunga pada wesel jangka panjang mengikuti perubahan dalam suku bunga pasar. Contohnya
adalah wesel dengan suku bunga yang disesuaikan 8,03% yang diterbitkan oleh General
Motors dan wesel dengan suku bunga mengambang yang diterbitkan oleh American
Express Company

Wesel jangka panjang dijamin dengan hipotek atas aset tertentu yang berfungsi sebagai

Wesel bayar hipotek (mortgage notes payable) banyak digunakan oleh perorangan
untuk membeli rumah serta oleh perusahaan kecil dan perusahaan besar untuk memperoleh
bangunan pabrik. Sekitar 18 persen dari utang jangka panjang McDonald's berkaitan
dengan wesel bayar hipotek atas tanah, bangunan, dan perbaikan bangunan. Jangka waktu
pinjaman hipotek ditetapkan baik dengan suku bunga tetap maupun suku bunga yang
disesuaikan. Biasanya, jangka waktu dibutuhkan peminjam untuk membuat pembayaran
angsuran selama jangka waktu pinjaman. Masing-masing pembayaran mencakup (1) bunga
atas saldo pinjaman yang belum dilunasi dan (2) pengurangan dari jumlah pokok pinjaman.
Porsi bunga dalam pembayaran setiap periode menurun, sedangkan porsi jumlah pokoknya
meningkat.
Wesel bayar hipotek dicatat pertama kali pada nilai nominal. Setelah itu ayat jurnal
diperlukan untuk setiap pembayaran angsuran. Sebagai contoh, asumsikan bahwa Porter
Technology Inc, menerbitkan wesel bayar hipotek sebesar $500.000, bunga 12%, dan
jangka waktu 20 tahun pada tanggal 31 Desember 2005 untuk memperolch pendanaan
yang dibutuhkan untuk laboratorium riset yang baru. Pembayaran angsuran tiap setengah
tahunan sebesar $33.231 (di luar pajak real estat dan asuransi). Skedul pembayaran angsurarn
untuk 2 tahun pertama adalah sebagai berikut.


Jurnal untuk mencatat pinjaman hipotek dan pembayaran angsuran pertama adalah sebagai
berikut

31 Des             Kas                                                      500.000
                                    Wesel Bayar Hipotek                                      500.000
                                    (mencatat pinjaman hipotek)

30 Jun              Beban Bunga                                      30.000
                        Wesel Bayar Hipotek                            3.231                        
Kas                                                                  32.231
(mencatat pinjaman hipotek)

Di neraca, pengurangan dalam jumiah pokok untuk tahun berikutnya dilaporkan sebagai
kewajiban jangka pendek. Sisa saldo jumlah pokok yang belum dibayar diklasifikasikan
sebagai kewajiban jangka panjang. Per 31 Desember 2006, total kewajiban sebesar $493.344.
Dari jumlah tersebut, $7.478 ($3.630+ $3.848) adalah kewajiban jangka pendek dan $485.866 ($493.344-$7.478) adalah kewajiban jangka panjang
Kewajiban Sewa

Seperti yang telah ditunjukkan di Bab 10, sewa merupakan perjanjian kontrak antara lessor
(pemilik properti) dan lessee (penyewa properti),Sewa menyerahkan hak untuk menggunakan
suatu aset khusus selama periode waktu tertentu untuk mendapatkan pembayaran secara
tunai. Sewa merupakan bisnis yang besar. Peralatan modal yang diestimasikan sebesar
$125 miliar disewakan dalam tahun berjalan. Hal ini menunjukkan sekitar sepertiga dari
peralatan kantor dibiayai selama tahun tersebut. Dua jenis sewa yang paling umum adalah
sewa operasi dan sewa pembiayaan.

Sewa Operasi

Penyewaan apartemen dan penyewaan kendaraan di bandara merupakan contoh dari
sewa operasi. Dalam sewa operasi (operating lease), penekanannya pada penggunaan
sementara properti oleh lessee
. Kepemilikan aset tetap berada di lessor. Pembayaran
sewa dicatat sebagai beban oleh lessee dan sebagai pendapatan oleh lessor. Sebagai contoh,
asumsikan bahwa perwakilan penjualan untuk Western Inc. menyewa kendaraan dari Hertz
Car Rental di bandara Los Angeles dan Hertz mengenakan biaya sebesar $275. Jurnal yang
dibuat oleh lessee adalah

Beban Sewa Kendaraan                                              275
            Kas                                                                              275
            (Mencatat pembayaran beban sewa)

Lessee mungkin harus mengeluarkan biaya selain biaya sewa pada periode sewa. Sebagai
contoh, dari kasus di atas, lessee mungkin masih harus membeli bensin. Biaya tersebut juga
dilaporkan sebagai beban.
Sewa Pembiavaan

Dalam kebanyakan kontrak sewa, pembayaran periodik dibuat oleh lessee dan dicatat sebagai
beban sewa di laporan laba rugi. Namun, dalam beberapa kasus, kontrak sewa memindahkan
seluruh manfaat dan risiko kepemilikan aset ke lessee. Sewa tersebut merupakan dampak
dari pembelian properti. Jenis sewa ini disebut sewa pembiayaan (finance lease/capital
lease). Namanya berasal dari fakta bahwa nilai sekarang dari pembayaran kas untuk sewa
dikapitalisasi dan dicatat sebagai aset.

Lessee harus mencatat sewa sebagai aset-yaitu, sewa pembiayaan-jika salah sat
dari kondisi berikut ada:

1. Dalam sewa terjadi pemindahan kepemilikan properti ke lessee. Alasannya: Jika
selama masa sewa, lessee menerima kepemilikan dari aset, aset yang disewakan
seharusnya dilaporkan sebagai aset dalam pembukuan lessee.

2. Dalam sewa terdapat hak opsi untuk membeli. Alasannya: Jika selama masa sewa
lessee dapat membeli aset pada harga yang cukup substansial di bawah nilai pasar wajar,
lessee akan menggunakan hak opsinya. Jadi, sewa seharusnya dilaporkan sebagai aset
sewa dalam pembukuan lessee.

3. Jangka waktu sewa sama dengan 75% atau lebih dari umur ekonomis propert
sewa.
Alasannya: Jika masa sewa hampir sepanjang masa manfaat aset, aset tersebut
seharusnya dicatat oleh lessee.

4. Nilai sekarang dari pembayaran sewa sama dengan atau melebihi 90% dari nila
pasar wajar properti yang disewakan.
Alasannya: Jika nilai sekarang dari pembayaran
sewa sama dengan atau hampir sama dengan nilai pasar wajar aset, lessee perlu membeli
aset. Sebagai hasilnya, aset yang disewakan seharusnya dicatat dalam pembukuan
lessee

Sebagai contoh, asumsikan bahwa Gonzalez Company memutuskan untuk menyewa
peralatan baru. Masa periode sewa adalah 4 tahun; umur ekonomis dari peralatan yang
disewakan diestimasikan selama 5 tahun. Nilai sekarang dari pembayaran sewa adalah
$190.000, yang sama dengan nilai pasar wajar dari peralatan. Tidak ada pemindahan
kepemilikan selama nasa sewa ataupun tidak ada opsi pembelian yang ditawarkan.

Dalam contoh tersebut, Gonzales membeli peralatan. Kondisi 3 dan 4 terpenuhi.
Pertama, masa sewa adalah 75% atau melebihi umur ekonomis dari aset. Kedua, nilai
sekarang dari pembayaran kas sama dengan nilai pasar wajar dari peralatan, Jurnal untuk
mencatat transaksi tersebut adalah sebagai berikut.
Aset yang Disewakan—Peralatan                                          190.000
            Kewajiban Sewa Guna Usaha                                                                        190.000
                        (mencatat aset yang disewakan dan kewajiban sewa)


Aset yang disewa dilaporkan di neraca di bawah aset tetap. Kewajiban sewa dilaporkan
di neraca sebagai kewajiban. Bagian dari kewajiban sewa yang akan dibayar pada tahun
berikutnya dilaporkan sebagai kewajiban jangka pendek. Sisanya diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang.
Hampir sebagian besar para lessee tidak melaporkan sewa di neraca mereka. Mengapa?
Karena kewajiban sewa meningkatkan total kewajiban perusahaan. Hal ini akan menyebabkan perusahaan mengalami kesulitan untuk memperoleh dana dari peminjam. Sebagai hasilnya perusahaan berusaha untuk menyimpan aset yang disewakan dan kewajiban sewa guna usaha di luar neraca dengan tidak memenuhi keempat kondisi yang disebutkan di atas. Praktik menyimpan kewajiban di luar neraca mengacu pada pendanaan di luar neraca
(offbalance-sheet financing)
Penyajian
Kewajiban jangka panjang dilaporkan pada bagian terpisah di neraca setelah kewajiban
jangka pendek Alernatifnya, data ringkasan yang disajikan di neraca dengan data terperinci (suku bunga, tanggal jatuh tempo, hak konversi, aset yang dijadikan sebagai jaminan) ditunjukkan dalam skedul pendukung, Bagian utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun harus dilaporkan sebagai kewajiban jangka pendek jika diharapkan akan dibayarkan dari aset lancar.
LAX CORPORATION
Neraca (sebagian)
Kewajiban jangka panjang
            Utang obligasi 10% jatuh tempo dalam 2012                         $1.000.000
            Dikurangi: Diskon utang obligasi                                                  80.000      $ 920.000
            Wesel Bayar Hipotek.11% jatuh tempo 2018
            Dan dijaminkan dengan aset tetap                                                                     500.000
Kewajiban sewa                                                                                                             540.000
            Total Kewajiban jangka panjang                                                                     $1.960.000


Analisis
kreditor jangka panjang dan pemegang saham tertarik dengan solvabilitas (solvency) jangka panjang perusahaan, secara khusus kemampuan perusahaan untuk membayar bunga dan

jamlah pokok dari utang pada saat jatuh tempo. Utang terhadap total aset dan kelipatan
bunga yang dapat dibayarkan merupakan dua rasio yang memberikan informasi tentang
kemampuan membayar utang dan solvabilitas jangka panjang.
Rasio utang terhadap total aset (debt to total asset ratio) mengukur persentase dari
total aset yang disediakan oleh kreditor. Cara menghitungnya adalah membagi total utang
(baik kewajiban jangka pendek maupun kewajiban jangka panjang) dengan total aset,
sebagaimana yang ditunjukkan di bawah ini. Semakin tinggi persentase utang terhadap total
aset, semakin besar risiko bahwa perusahaan kemungkinan tidak mampu untuk memenuhi
kewajibannya pada saat jatuh tempo.
Rasio kelipatan bunga yang dapat dibayarkan (times interest earned ratio)
mengindikasikan kemapuan perusahaan untuk melunasi pembayaran bunga pada saat jatuh
jatuh tempo. Dihitung dengan membagi laba sebelum pajak dan beban bunga dengan beban
bunga.
Sebagai contoh rasio tersebut, kita akan gunakan data darilaporan tahunan Johnson &
Johnson
tahun 2002. Perusahaan memiliki total kewajiban $17.859 juta, total aset $40.556
juta, beban bunga $160juta, pajak penghasilan $2.694 juta, dan laba bersih $6.597 juta. Rasio
utang terhadap total aset dan rasio kelipatan bunga yang dapat dibayarkan milik Johnson
& Johnson ditunjukkan di bawah ini, berikut perhitungannya.

Total Utang                                      Total Aset       =          Utang terhadap total aset
$17.859                                            $40.556           =          44%
Laba sebelum pajak                                                                 Kelipatan bunga yang
Penghasilan dan                               Beban Bunga  =          dapat dibayarkan
beban bunga
$6.597 + $2.694 +$160                    $160                =          59,1 Kali

Johnson & Johnson memiliki persentase utang terhadap total aset yang relatif rendah sebesar
44%. Rasio cakupan bunga yang mencapai 59,1 kali terlihat sangat aman.
















Soal :
Snyder software inc. Tealh berhasil mengembangkan program spreadsheet baru. Untuk memproduksi dan memasarkan program tersebut , perusahaan membutuhkan tambahan pendanaan sebesar $2 juta. Pada tanggal 31 Desember 2005. Snyder ***Sejumlah uang sebagai berikut.
1.      Snyder menerbitkan obligasi konversi dengan nilai nominal $500.000, berjangka waktu 10 tahun, dan suku bunga 11%. Obligasi dijual pada nilai nominalnya dan bunga dibayar 2 kali dalam setahun yaitu tiap tanggal 1 januari dan 1 juli. Tiap obligasi senilai $1000 dapat dikonversi menjadi 30 lembar saham biasa Snyder dengan nilai nominal $20
2.      Snyder menerbitkan obligasi dengan nilai nominal $1juta, berjangka waktu 10 tahun dan suku bunga 10%, pada nilai nominalnya. Bunga dibayar 2 kali setahun tiap tanggal 1 januari dengan nilai nominal $20
Diminta :
1.      Untuk Obligasi Konversi, buatlah ayat jurnal untuk
a)      Penerbitan Obligasi pada 1 januari 2006
b)      Beban bunga pada 1 juli dan 31 Desember 2006
c)      Pembayaran bunga pada 1 januari 2007
d)     Konversi Seluruh lembar obligasi menjadi lembar saham biasa pada 1 Januari 2007, pada saat nilai pada saham biasa sebesar $67 per lembar
2.      Untuk obligasi dengan jangka waktu 10 tahun dan suku bunga 10%
a)    Buatlah ayat jurnal penerbitan obligasi pada 1 januari 2006
b)   Buatlah ayat jurnal untuk beban bungan selama tahun 2006. Asumsi tidak ada akrual pada 1 juli
c)    Buatlah ayat jurnal untuk penarikan obligasi pada tanggal 1 januari 2009 setelah dilakukan pembayaran bunga yang jatuh tempo pada tanggal tersebut

Jawab :
1.      (a). 2006
       1 jan         Kas                                                                  500.000
                                    Utang Obligasi                                                 500.000
                                    (Mencatat penerbitan obligasi
                                    Konversi pada nilai nominal
dengan jangka waktu 10 thn
dan akun bunga 11%)
            (b). 2006
                   1 Jul          Beban bunga obligasi                                      27.500
                                                Kas($500.000 x 0.055                                     27.500
                                                ( Mencatat pembayaran bunga
                                                Setengah tahunan)

                    31 Des     Beban bunga obligasi                                      27.500
                                                Utang bunga obligasi                                      27.500
                                                (mencatat akrual bunga obligasi
 setengah tahunan
           
            (c). 2007
                  1 Jan          Utang Bunga Obligasi                                                27.500
                                                Kas                                                                  27.500
                                                (mencatat pembayaran akrual bunga)
            (d)
                   1 Jan         Utang Obligasi                                                500.000
                                                Saham Biasa(Nilai Nominal)                           300.000
                                                Agio Saham                                                    200.000
                                                (Mencatat konversi obligasi
                                                Menjadi saham biasa)
                                                ($500.000 / $1.000 = 500 obligasi;
                                                500 x 30 = 15.000 lembar; 15.000 x $20
 = 300.000)
2.      (a). 2006
       1 Jan         Kas                                                                  1.000.000
                                    Utang obligasi                                                 1.000.000
                                    (mencatat penerbitan obligasi)

(b). 2006
       1 Jul          Bebann Bunga Obligasi                                  50.000
                                    Kas                                                                  50.000
                                    (Mencatat pembayaran bunga
                                    Setengah tahunan)

       31 Des      Beban Bunga Obligasi                                    50.000
                                    Utang Bunga Obligasi                                                50.000
                                    (mencatat akrual bunga
                                    Setengah tahunan)

(c). 2009
       1 Jan         Utang Obligasi                                    1.000.000
                        Kerugian Penarikan Obligasi              10.000
                                    Kas                                                                  1.010.000
                                    (Mencatat penarikan
Obligasi pada 101)
($1.010.000-$1.000.000)

No comments:

Post a Comment