Obligasi merupakan istilah di bursa
efek yang merujuk kepada surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak
pengakuan hutang atas pinjaman yang diterima oleh pihak yang menerbitkan
obligasi dari pemberi pinjaman (pemodal)
Obligasi (bonds) diterbitkan oleh perusahaan,
universitas, dan lembaga pemerintah.
Mengapa Obligasi Diterbitkan?
Dari sudut pandang pebisnis diterbitkannya obligasi tidak lain adalah karena membutuhkan tambahan modal segar.
dari sudut pandang negara,
obligasi diterbitkan sebagai sumber pendanaan untuk membiayai sebagian defisit
anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dari sudut pandang perusahaan, pendanaan jangka panjang melalui obligasi
memberikan keunggulan dibandingkan saham biasa
Keunggulan
:
1. Kendali Pemegang saham tidak
Terpengaruh
2. Adanya Penghematan dari sisi pajak
3. Laba Per Saham akan lebih tinggi
Untuk mengilustrasikan pengaruh potensial
terhadap laba perusahaan asumsikan bahwa Microsystem,Inc. Sedang
mempertimbangkan dua rencana untuk pendanaan konstruksi pabik baru sebesar $5
juta . Rencana A meliputi penerbitan 200.000 lembar saham biasa dengan harga
pasar saat ini sebesar $25 per lembar . Rencana B meliputi penerbitan obligasi
$5 juta , nominal 8%. Laba sebelum bunga dan pajak pada pabrik baru sebesar
$1,5 juta . pajak penghasilan diperkirakan sebesar 30% . perusahaan tersebut
memiliki 100.000 saham biasa yang beredar. Pengaruh alternatif terhadap laba
persaham di tunjukan pada gambar
Rencana
A Rencana B
Penerbitan
Penerbitan
saham Oblligasi
Laba sebelum bunga dan pajak $1.500.000 $1.500.000
Bunga (8% x $5 000.000) - 400.000
Laba sebelum pajak 1.500.000 1.100.000
Beban pajak penghasilan (30%) 450.000 330.000
Laba bersih $1.050.000 $770.000
Saham beredar 300.000 100.000
Laba persaham $3,50 $7,70
Jenis-Jenis Obligasi
Obligasi
memiliki fitur-fitur yang berbeda jenis obligasi yang biasanya di terbitkan
dijelaskan sebagai berikut :
Obligasi dengan jaminan dan obligasi tanpa jaminan
Obligasi dengan jaminan (Secured Bond) Memiliki aset
khusus untuk dijadikan jaminan atas penerbitan obligasi tersebut . sebagai
contoh , obligasi dengan jaminan sebuah real estate disebut obligasi hipotek (
mortage bond). Obligasi yang dijamin dengan aset khusus yang disisihkan untuk
melunasi obligasi itu disebut Obligasi dana pelunasan (Sinking fund bond).
Obligasi tanpa jaminan (Unsecured bond) di terbitkan melalui kredit
umum peminjam Obligasi tersebut , yang dinamakan obligasi debentur (debenture
bond), digunakan oleh perusahaan besar yang memiliki peringkat kredit yang
baik. Sebagai contoh , dalam laporan tahunan baru-baru ini , Dupont
melaporkan lebih dari $2 Miliar Obligasi debentur yang beredar .
Obligasi Berjangka dan Obligasi Berseri
Obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang bersamaan di masa
mendatang disebut
obligasi berjangka (term bond). Sebaliknya, obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang
berbeda (secara berangsur-angsur) disebut obligasi berseri (serial bond), Sebagal contoh,
obligasi debenture Caterpillar Inc. yang jatuh tempo dalam tahun 2007 merupakan obligasi
berjangka. Obligasi debenture Caterpillar Inc. yang jatuh tempo dalam tahun 2004 dan 2007
merupakan obligasi berseri (jatuh tempo secara tahunan).
obligasi berjangka (term bond). Sebaliknya, obligasi yang jatuh tempo pada waktu yang
berbeda (secara berangsur-angsur) disebut obligasi berseri (serial bond), Sebagal contoh,
obligasi debenture Caterpillar Inc. yang jatuh tempo dalam tahun 2007 merupakan obligasi
berjangka. Obligasi debenture Caterpillar Inc. yang jatuh tempo dalam tahun 2004 dan 2007
merupakan obligasi berseri (jatuh tempo secara tahunan).
Obligasi Atas Nama dan
Obligasi Atas Unjuk
obligasi yang ditertbitkan atas nama pemilik disebut obligasi atas nama (regiterd bond).
Peabayaran bunga pada obligasi atas nama dilakukan dengan memeriksa catatan pemegarg
Obligasi yang bukan atas nama disebut obligasi atas unjuk (bearer [coupon] bond)
pemegang obligasi atas unjuk harus mengirim kupon untıuk menerima pembayaran bunga
kupon obligasi dapat dipindahkan langung ke pihak lain. Sebaliknya, penindahan kepemilikan obligasi atas nama mengharuskan pembatalan obligasi oleh perusahaan dan penerbitan obligasi baru. Kebanyakan obligasi yang diterbitkan saat ini adalah obligasi atas nama
Obligasi Konvertibel dan obligasi yang
dapat ditarik
Obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham umum berdasarkan pilihan dari pemegang
obligasi disebut obligasi yang dapat dikonversi [konvertibel] (convertible bond). Adanya
fitur konversi inilah yang secara umum dapat menarik pembeli obligasi. Obligasi yang dapat ditarik kembali oleh perusahaan sebelum jatuh tempo disebut obligasi yang dapat
ditarik (callable bond).
Prosedur Penerbitan Obligasi
Undang-undang menjamin kekuasaan perusahaan untuk menerbitkan obligasi (UU RI No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal). Dalam perusahaan, diperlukan persetujuan baik dari pemegang saham maupun dewan direksi. Dalam otorisasi penerbitan obligasi, dewan direksi harus menetapkan jumlah obligasi yang akan diotorisasi, total nilai nominal, dan suku bunga kontrak. Total obligasi yang diotorisasi sering kali melebihi jumlah obligasi pada saat pertama kali diterbitkan. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan kas di masa depan.
Nilai nominal (face value) merupakan jumlah pokok
yang harus dibayar oleh pihak
yang menerbitkan obligasi pada tanggal jatuh tempo. Suku bunga kontrak (contractual
interest rate) /suku bunga yang dinyatakan (stated rate),
merupakan suku bunga yang digunakan untuk menentukan jumlah bunga tunai yang harus
peminjam bayar dan investor terima. Biasanya suku bunga kontrak ditetapkan sebagai suku
bunga tahunan. Bunga umumnya dibayar setiap enam bulan sekali.
Perusahaan yang menerbitkan obligasi harus menandatangani kontrak, yang dikenal
sebagai bond indenture. Dalam kontrak tersebut dijelaskan hak pemegang obligasi dan wali
amanatnya, serta disebutkan pula kewajiban dari perusahaan yang menerbitkan obligasi
tersebut. Wali amanat (umumnya lembaga keuangan) menyimpan catatan dari masing
-masing pemegang obligasi, menyimpan obligasi yang belum diterbitkan, dan memegang
hak tertentu dari properti yang dijaminkan.
yang menerbitkan obligasi pada tanggal jatuh tempo. Suku bunga kontrak (contractual
interest rate) /suku bunga yang dinyatakan (stated rate),
merupakan suku bunga yang digunakan untuk menentukan jumlah bunga tunai yang harus
peminjam bayar dan investor terima. Biasanya suku bunga kontrak ditetapkan sebagai suku
bunga tahunan. Bunga umumnya dibayar setiap enam bulan sekali.
Perusahaan yang menerbitkan obligasi harus menandatangani kontrak, yang dikenal
sebagai bond indenture. Dalam kontrak tersebut dijelaskan hak pemegang obligasi dan wali
amanatnya, serta disebutkan pula kewajiban dari perusahaan yang menerbitkan obligasi
tersebut. Wali amanat (umumnya lembaga keuangan) menyimpan catatan dari masing
-masing pemegang obligasi, menyimpan obligasi yang belum diterbitkan, dan memegang
hak tertentu dari properti yang dijaminkan.





Setelah bond indenture selesal dibuat, sertifikat obligasi (bond certificates) dicetak.
Bond Indenture dan sertifikat merupakan dokumen yang terpisah. Obligasi pada umumnya dijual melalui perusahaan investasi yang memang khusus menjual sekuritas

Perdagangan Obligasi
Obligasi perusahaan, seperti modal saham, diperdagangkan dibursa efek. Oleh karena itu,
pemegang obligasi memiliki peluang untuk mengonversi (mengubah) kepemilikan mereka
menjadi kas kapan pun dengan menjual obligasinya pada harga pasar saat ini.
Harga obligasi dinyatakan sebagai persentase dari nilai nominal obligasi, yang
biasanya $1.000. Obligasi $1.000 dengan harga yang dinyatakan pada 97 berarti bahwa
harga penjualan obligasi adalah 97% dari nilai nominal, atau seharga $970. Harga obligasi
dan kegiatan perdagangan dipublikasikan setiap hari di koran dan berita keuangan, seperti
dilustrasikan sebagai berikut.
Daftar obligasi tersebut menunjukkan bahwa General Motors memiliki obligasi yang beredar dengan suku bunga kontrak sebesar 7,2%, dan nilai pokok $1.000 yang akan jatuh tempo dalam tahun 2011, Obligasi tersebut saat ini memberikan imbal hasil sebesar 7,007%. Pada hari ini, sebanyak 62.427.000 lembar obligasi tersebut diperdagangkan. Pada penutupan
perdagangan, harga rnencapai 101,110% dari nilai nominal, atau seharga $ 1.011,10
Transaksi yang terjadi antara pemegang obligasi dan investor lainnya tidak dijurnal
dalam pembukuan perusahan yang menerbitkan obligasi, Jika Tom Smith menjual obligasi kepada Faith Jones,perusahaan yang menerbitkan obligasi tidak akan melakukan penjurnalan akuntansl atas transaksi tersebut. (Penerbit obligasi atau wali amanat akan menyimpan catatan nama pemegang obligasi dalam kasus obligasi atas nama.) Perusahaan akan melakukan pencatatan jurnal hanya pada saat obligasi diterbitkan atau di tarik kembali, dan pada saat pemegang obligasi mengkonversikan obligasi menjadi saham biasa.
Menentukan Nilai Pasar
Obligasi
Asumsikan bahwa Coronet, Inc. Menerbitkan obligasi berbunga nol (tidak ada bunga) dengan nilai nominal $1.000.000 dan jatuh tempo dalam 20 tahun. Untuk obligasi ini, jumlah yang akan Anda terima adalah satu juta dolar pada 20 tahun kemudian. Maukah Anda membayar satu juta dolar untuk obligasi ini? Tentu tidakl
Alasan Anda tidak mau membayar satu juta dolar untuk obligasi
Coronet berkalitan
dengan konsep nilai waktu dari uang. Jika Anda memiliki uang sebesar satu juta dolar di
hari ini, Anda akan menginvestasikannya. Dari investasi tersebut, Anda akan memperoleh
bunga sehingga pada akhir 20 tahun mendatang, Anda akan memiliki lebih dari satu juta
dolar.
dengan konsep nilai waktu dari uang. Jika Anda memiliki uang sebesar satu juta dolar di
hari ini, Anda akan menginvestasikannya. Dari investasi tersebut, Anda akan memperoleh
bunga sehingga pada akhir 20 tahun mendatang, Anda akan memiliki lebih dari satu juta
dolar.
Nilai sekarang (present
value) dari obligasi merupakan nilai jualnya di pasar. Oleh karena itu, nilai pasar merupakan fungsi dari tiga faktor yang menentukan
nilai sekarang: (1) jumlah uang akan
diterima, (2) lamanya waktu hingga jumlah yang diterima, dan (3) suku bunga
pasar. Suku bunga pasar (maket interest rate) adalah suku bunga yang dikehendaki investor
dalam meminjamkan dana.
pasar. Suku bunga pasar (maket interest rate) adalah suku bunga yang dikehendaki investor
dalam meminjamkan dana.
Obligasi dapat diterbitkan pada nilai nominal, di bawah nilai
nominal (dengan diskonto
atau disagio), atau di atas nilai nominal (dengan premi atau agio).
atau disagio), atau di atas nilai nominal (dengan premi atau agio).
Penerbitan Obligasi pada Nilai Nominal
Sebagai contoh akuntansi untuk obligasi, asumsikan bahwa tanggal 1 Januari 2005, Devor
Corporation menerbitkan 1.000 lembar obligasi, berbunga 9%, berjangka waktu 10 tahun,
bernilai $ 1.000 yang dinyatakan pada 100 (100% dari nilai nominal). Jurnal untuk mencatat
penjualan tersebut adalah:
1 Jan Kas 1.000.000
Utang
Obligasi 1.000.000
(Mencatat
Penjualan Obligasi Pada Nilai Nominal)
Utang obligasi dilaporkan dalam bagian kewajiban jangka
panjang di neraca karena tanggal
jatuh temponya lebih dari satu tahun
Sepanjang umur obligasi, jurnal diperlukan untuk bunga obligasi. Bunga pada utarg
obligasi dihitung sama seperti menghitung bunga pada wesel bayar, sebagaimana yang
dijelaskan di Bab 11 (halaman 4). Asumsikan bahwa bunga pada obligasi di atas dibayar
secara setengah tahunan, yaitu pada tanggal 1 Januari dan I Juli, Dalam kasus inl, bunga
sebesar $45.000 ($1.000.000 x 9% x 6/12) harus dibayar tanggal 1 Juli 2005.
Jurnal untuk pembayaran, dengan asumsi tidak ada akrual bunga sebelumnya, adalah
jatuh temponya lebih dari satu tahun
Sepanjang umur obligasi, jurnal diperlukan untuk bunga obligasi. Bunga pada utarg
obligasi dihitung sama seperti menghitung bunga pada wesel bayar, sebagaimana yang
dijelaskan di Bab 11 (halaman 4). Asumsikan bahwa bunga pada obligasi di atas dibayar
secara setengah tahunan, yaitu pada tanggal 1 Januari dan I Juli, Dalam kasus inl, bunga
sebesar $45.000 ($1.000.000 x 9% x 6/12) harus dibayar tanggal 1 Juli 2005.
Jurnal untuk pembayaran, dengan asumsi tidak ada akrual bunga sebelumnya, adalah
1 Jul Beban Bunga Obligasi 45.000
Kas 45.000
(Mencatat
Pembayaran Bunga Obligasi)
Pada tanggal 31 Desember,
jurnal penyesuaian diperlukan untuk mengakui beban bunga
sebesar $45.000 yang terjadi sejak tanggal I Juli. Jurnal yang dibuat adalah
sebesar $45.000 yang terjadi sejak tanggal I Juli. Jurnal yang dibuat adalah
31 Des Beban
Bunga Obligasi 45.000
Utang
Bunga Obligasi 45.000
(Mengakru bunga obligasi)
Utang bunga obligasi akan
diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek,
karena dijadwalkan untuk pembayaran dalam tahun berikutnya. Pada saat bunga dibayar
tanggal 1 Januari 2006, Utang Bunga Obligasi didebit dan Kas dikredit sebesar $45.000
karena dijadwalkan untuk pembayaran dalam tahun berikutnya. Pada saat bunga dibayar
tanggal 1 Januari 2006, Utang Bunga Obligasi didebit dan Kas dikredit sebesar $45.000
Diskonto atau Premi pada
Obligasi
Dalam contoh sebelumnya,
diasumsikan bahwa suku bunga kontrak (dinyatakan) yang
dibayarkan pada obligasi dan suku bunga pasar (efektif) adalah sama. Suku bunga kontrak
(contractual interest rate) merupakan tingkat yang diaplikasikan ke nilai nominal (pari) untuk
menghitung berapa jumlah bunga yang dibayarkan dalam satu tahun. Pada saat suku bunga kontrak dan suku bunga pasar sama, obligasi dijual
pada nilai nominal, seperti yang ditunjukkan di atas.
dibayarkan pada obligasi dan suku bunga pasar (efektif) adalah sama. Suku bunga kontrak
(contractual interest rate) merupakan tingkat yang diaplikasikan ke nilai nominal (pari) untuk
menghitung berapa jumlah bunga yang dibayarkan dalam satu tahun. Pada saat suku bunga kontrak dan suku bunga pasar sama, obligasi dijual
pada nilai nominal, seperti yang ditunjukkan di atas.
Bagaimanapun, setiap hari suku bunga pasar berubah. Suku bunga tersebut dipengaruhi
oleh jenis obligasi yang diterbitkan, keadan ekonomi, kondisi industri saat ini, dan kinerja
perusahaan. Suku bunga pasar dan suku bunga kontrak sering berbeda, sehingga obligasi
dapat dijual di atas atau di bawah nilai nominal
Sebagai contoh, asumsikan bahwa investor memiliki satu dari dua pilihan: (1) membeli
obligasi yang memiliki suku bunga kontrak 10%, atau (2) membeli obligasi yang memiliki
suku bunga kontrak 8%. Jika obligasi memiliki risiko yang sama, investor akan memilih
tingkat investasi 10%. Untuk membuat investasi sama, investor akan meminta suku bunga
kontrak yang lebih tinggi dari 8%. Namun investor tidak bisa mengubah suku bunga kontrak.
Apa yang dapat mereka lakukan adalah membayar lebih kecil dari nilai nominal untuk
obligasi tersebut. Dengan membayar lebih kecil, investor dapat memperoleh suku bunga
pasar. Dalam kasus ini, obligasi dijual dengan diskonto.
Di lain pihak, suku bunga pasar mungkin bisa lebih rendah
dari suku bunga kontrak.
Dalam hal ini investor akan membayar lebih dibandingkan nilai nominal untuk obligasi
tersebut. Misalkan suku bunga pasar adalah 8% dan suku bunga kontrak adalah 9%, penerbit
obligasi akan membutuhkan lebih banyak dana darl investor. Dalam kasus tersebut, obligasi
dijual dengan premi, Hubungan antara suku bunga pasar, suku bunga kontrak, dan harga
obligasi ditunjukkan pada gambar di bawah
Dalam hal ini investor akan membayar lebih dibandingkan nilai nominal untuk obligasi
tersebut. Misalkan suku bunga pasar adalah 8% dan suku bunga kontrak adalah 9%, penerbit
obligasi akan membutuhkan lebih banyak dana darl investor. Dalam kasus tersebut, obligasi
dijual dengan premi, Hubungan antara suku bunga pasar, suku bunga kontrak, dan harga
obligasi ditunjukkan pada gambar di bawah
|
|
|
![]() |
|||
Menerbitkan obligasi dengan jumlah yang berbeda dari nilai nominal adalah suatu
hal yang biasa. Pada saat perusahaan mencetak sertifikat obligasi dan memasarkan obligasi
suatu hal yang kebetulan jika suku bunga pasar dan suku bunga kontrak adalah sama. Jadi,
penjualan obligasi dengan diskonto bukan berarti kondisi keuangan dari perusahaan penerbit
buruk. Demikian pula penjualan obligasi dengan premi juga tidak mengindikasikan bahwa
kondisi keuangan perusahaan baik.
Penerbitan Obligasi dengan
Diskonto
Sebagai contoh penerbitan obligasi dengan diskonto, asumsikan bahwa tanggal 1 Januari
2005, Candlestick, Inc. menjual obligasi dengan nilai nominal $100.000, berjangka waktu 5
tahun, berbunga 10%, seharga $92.639 (92,639% dari nilai nominal). Utang bunga dibayar
pada tanggal I Juli dan 1 Januari. Jurnal untuk mencatat penerbitan obligasi tersebut
adalah:
Sebagai contoh penerbitan obligasi dengan diskonto, asumsikan bahwa tanggal 1 Januari
2005, Candlestick, Inc. menjual obligasi dengan nilai nominal $100.000, berjangka waktu 5
tahun, berbunga 10%, seharga $92.639 (92,639% dari nilai nominal). Utang bunga dibayar
pada tanggal I Juli dan 1 Januari. Jurnal untuk mencatat penerbitan obligasi tersebut
adalah:
1 Jan Kas 92.639
Diskon
Utang Obligasi 7.361
Utang
Obligasi 100.000
(Mencatat
Penjualan
Obligasi dengan diskonto)
Meskipun Diskon Utang
Obligasi memiliki saldo debit, akun ini bukanlah aset melainkan
akun kontra, yaitu pengurang dari utang obligasi di neraca seperti di ilustrasikan pada
Gambar 16-6.
akun kontra, yaitu pengurang dari utang obligasi di neraca seperti di ilustrasikan pada
Gambar 16-6.
|
CANDLESTICK,
INC.
Neraca
(sebagian)
|
|
Kewajiban Jangka
Panjang
Utang
Obligasi $100.000
Dikurangi
: Diskon utang
obligasi 7.361 $92.639
|
Angka sebesar $92.639 menunjulkkan nilai tercatat
(atau nilai buku) dari obligasi. Pada
tanggal penerbitan jumlah ini sama dengan harga pasar obligasi.
tanggal penerbitan jumlah ini sama dengan harga pasar obligasi.
Penerbitan obligasi di bawah nilai nominal, dengan diskonto,
menyebabkan total biaya
peminjaman berbeda dengan bunga obligasi yang dibayarkan. Hal ini berarti perusahaan
penerbit tidak hanya harus membayar suku bunga kontrak selama jangka waktu obligasi,
tetapi juga nilai nominal (bukan harga pada saat diterbitkan) pada saat jatuh tempo. Oleh
karena itu, selisih antara harga pada saat obligasi diterbitkan dan nilai nominal obligasi-
diskonto merupakan tambahan biaya peminjaman. Biaya tambahan tersebut seharusnya
dicatat sebagai beban bunga obligasi sepanjang umur obligasi. Prosedur untuk mencatat
biaya tambahan ini ditunjukkan di Lampiran 16B dan 16C.
Total biaya peminjaman $92.639 untuk Candlestick, Inc. adalah $57.361, dihitung
sebagai berikut.
peminjaman berbeda dengan bunga obligasi yang dibayarkan. Hal ini berarti perusahaan
penerbit tidak hanya harus membayar suku bunga kontrak selama jangka waktu obligasi,
tetapi juga nilai nominal (bukan harga pada saat diterbitkan) pada saat jatuh tempo. Oleh
karena itu, selisih antara harga pada saat obligasi diterbitkan dan nilai nominal obligasi-
diskonto merupakan tambahan biaya peminjaman. Biaya tambahan tersebut seharusnya
dicatat sebagai beban bunga obligasi sepanjang umur obligasi. Prosedur untuk mencatat
biaya tambahan ini ditunjukkan di Lampiran 16B dan 16C.
Total biaya peminjaman $92.639 untuk Candlestick, Inc. adalah $57.361, dihitung
sebagai berikut.
Penerbitan
Obligasi dengan Diskonto
Pembayaran bunga setengah tahunan
($100.000Ð10%Ð1/2)= $5.000; $5.000Ð10) $50.000
Ditambah
: Diskon Obligasi ($100.000-$92.639) 7.361
Total
biaya peminjaman $57.361
Alternatifnya, total biaya
peminjaman dapat dihitung sebagai berikut
Penerbitan
Obligasi dengan Diskonto
Nilai Pokok pada saat jatuh
tempo $100.000
Pembayaran bunga setengah tahunan
($5.000Ð10) $50.000
Kas yang dibayarkan ke pemegang
obligasi $150.000
Kas yang diterima dari pemegang
obligasi $ 92.639
Total biaya
peminjaman $57.361
Penerbitan Obligasi dengan Premi
Sebagai contoh penerbitan obligasi dengan premi, asumsikian bahwa obligasi yang
di contohkan di atas dijual sebesar $108.111 (108.111 % dari nilai nominal) bukan sebesar
$92.639
jurnal untuk mencatat penjualan tersebut adalah:
1
Jan Kas 108.111
Utang
Obligasi 100.000
Premi
Utang Obligasi 8.111
(mencatat
penjualan obligasi dengan premi)
Premi utang obligasi ditambahkan dengan utang obligasi di neraca seperti yang dtunjunkan
pada Gambar di bawah
CANDLESTICK,
INC.
Neraca
(sebagian)
Kewajiban Jangka
Panjang
Utang
Obligasi $100.000
Ditambah
: Premi Utang Obligasi 8.111 $108.111
Penjualan obligasi di atas nilai
nominal menyebabkan total biaya peminjaman lebih
kecil dari bunga yang dibayarkan pada obligasi tersebut. Premi obligasi dianggap sebagai
pengurang pada total biaya peminjaman. Ini seharusnya dikredit ke Beban Bunga Obligasi
sepanjang umur obligasi. Total biaya peminjaman $108.111 untuk Candlestick, Inc. dihitung
sebagai berikut.
kecil dari bunga yang dibayarkan pada obligasi tersebut. Premi obligasi dianggap sebagai
pengurang pada total biaya peminjaman. Ini seharusnya dikredit ke Beban Bunga Obligasi
sepanjang umur obligasi. Total biaya peminjaman $108.111 untuk Candlestick, Inc. dihitung
sebagai berikut.
Penerbitan Obligasi dengan Premi
Pembayaran bunga
setengah tahunan
($100.000Ð10%Ð1/2)=
$5.000; $5.000Ð10) $50.000
Ditambah: Premi
Obligasi ($108.111-$100.00) 8.111
Total biaya
peminjaman $41.889
Alternatifnya, biaya
peminjaman dapat dihitung sebagai berikut
Penerbitan Obligasi dengan Premi
Nilai Pokok pada saat
jatuh tempo $100.000
Pembayaran bunga
setengah tahunan
($5.000Ð10) $ 50.000
Kas yang dibayarkan
ke pemegang obligasi
$150.000
Kas yang diterima
dari pemegang obligasi
$108.111
Total biaya
peminjaman $ 41.889
Obligasi dapat ditarik pada
saat obligasi ditebus (dilunasi) oleh perusahaan penerbit atau
pada saat dikonversikan menjadi saham biasa oleh pemegang obligasi. Jurnal yang tepat
untuk transaksi tersebut akan dijelaskan dalam bagian berikut.
pada saat dikonversikan menjadi saham biasa oleh pemegang obligasi. Jurnal yang tepat
untuk transaksi tersebut akan dijelaskan dalam bagian berikut.
Penebusan
Obligasi pada Saat Jatuh Tempo
Terlepas dari harga penerbitan obligasi, nilai buku obligasi pada saat jatuh tempo akan sama
dengan nilai nominalnya. Asumsikan bahwa bunga untuk periode bunga terakhir dibayar
dan dicatat secara terpisah, jurnal untuk mencatat penebuşan obligasi Candlestick pada
saat jatuh tempo adalah:
Utang Obligasi $100.000
Kas $100.000
(Mencatat penebusan obligasi pada
saat jatuh tempo)
Penebusan Obligasi sebelum
Jatuh Tempo
Obligasi dapat ditebus sebelum jatuh tempo. Sebuah perusahaan dapat memutuskan untuk
melunasi obligasi sebelum jatuh tempo untuk mengurangi biaya bunga dan memindahkan
utang dari neraca. Sebuah perusahaan seharusnya melunasi obligasi lebih awal hanya jika
perusahaan memiliki sumber daya kas yang cukup.
Saat obligasi
ditarik sebelum jatuh tempo, maka perlu untuk: (1) Menghapus nilai
tercatat dari obligasi pada tanggal penarikan. (2) Mencatat jumlah kas yang dibayarkan.
(3) Mengakui keuntungan atau kerugian pada saat penarikan. Nilai tercatat atas obligasi
adalah nilai nominal dari obligasi dikurangi diskonto obligasi yang belum diamortisasi atau
ditambah premi obligasi yang belum diamortisasi
pada tanggal penarikan.
tercatat dari obligasi pada tanggal penarikan. (2) Mencatat jumlah kas yang dibayarkan.
(3) Mengakui keuntungan atau kerugian pada saat penarikan. Nilai tercatat atas obligasi
adalah nilai nominal dari obligasi dikurangi diskonto obligasi yang belum diamortisasi atau
ditambah premi obligasi yang belum diamortisasi
pada tanggal penarikan.
Sebagai contoh,
asumsikan bahwa Candlestick menjual obligasinya dengan premi. Pada
akhir periode ke-8, Candlestick menarik obligasi tersebut pada 103 setelah membayar bunga
setengah tahunan. Asumsikan juga bahwa nilai tercatat obligasi pada tanggal penarikan
adalah $101.623.Jurnal untuk mencatat penarikan pada akhir periode bunga ke-8 (1 Januari
2009) adalah:
akhir periode ke-8, Candlestick menarik obligasi tersebut pada 103 setelah membayar bunga
setengah tahunan. Asumsikan juga bahwa nilai tercatat obligasi pada tanggal penarikan
adalah $101.623.Jurnal untuk mencatat penarikan pada akhir periode bunga ke-8 (1 Januari
2009) adalah:
1 Jan Utang Obligasi 100.000
Premi Utang Obligasi 1.623
Kerugian atas Penebusan
Obligasi 1.377
Kas 103.000
(Mencatat
penebusan obligasi pada harga 103)
Perhatikan bahwa kerugian
sebesar $1.377 adalah selisih antara kas yang dibeyaikan sebesar
$103.000 dengan nilai tercatat obligasi sebesar $101.623.
$103.000 dengan nilai tercatat obligasi sebesar $101.623.
Mengonversi Obligasi menjadi
Saham Biasa
Obligasi yang dapat dikonversi dapat menarik minat pemegang obligasi maupun pihak
penerbit obligasi. Konversi sering kali memberi pemegang obligesi peluang untuk
memperoleh keuntungan jika harga pasar saham biasa naik secara signifikan. Hingga proses
konversi, pemegang obligasi menerima bunga atas obligasi. Bagi yang menerbitkan
obligasi dijual pada harga yang lebih tinggi dan membayar bunga yang lebih rendah dari
sekuritas utang yang dapat dibandingkan tanpa opsi konversi. Banyak perusalaa, seperi
USAir, USX Corp, dan Daimler-Chrysler Corporation memiliki obligasi yang dapat
dikonversi yang masih beredar
Pada saat obligasi dikonversikan menjadi saham biasa dan konversi dicatat, harga pasar saat ini dari obligasi dan saham diabaikan justru nilai tercatat obligasi di transfer ke akun modal disetor. Tidak ada keuntungan atau kerugian yang diakui. Sebagai contoh
asumsikan bahwa tanggal 1 Juli Saunders Associates mengonversi obligasí senilai $100.000
yang dijual pada nilai nominal menjadi 2.000 lembar sahiam biasa dengan nilai nominal
$10, Baik obligasi maupun saham biasa memiliki nilai pasar sebesar $130.000. Jurnal untuk
mencatat konversi tersebut adalah
1 Jul Utang Obligasi 100.000
Saham Biasa 20.000
Agio Saham
(Nilai Nominal) 80.000
Perhatikan bahwa harga pasar
saat ini dari obligasi dan saham ($130.000) tidak dicatat
Metode yang digunakan untuk mencatat konversi obligasi adalah metode nilai tercatat
Metode yang digunakan untuk mencatat konversi obligasi adalah metode nilai tercatat
jenis umum lainnya dari kewajiban jangka panjang antara lain
wesel bayar dan kewajiban
sewa Akuntansi .
sewa Akuntansi .
Wesel Bayar Jangka Panjang
Wesel bayar untuk pendanaan utang jangka panjang cukup sering digunakan. Wesel bayar jangka panjang sama seperti wesel bayar berbunga jangka pendek kecuali jangka waktu
dari wesel tersebut melebihi satu tahun. Dalam periode suku bunga yang tidak stabil, suku
bunga pada wesel jangka panjang mengikuti perubahan dalam suku bunga pasar. Contohnya
adalah wesel dengan suku bunga yang disesuaikan 8,03% yang diterbitkan oleh General
Motors dan wesel dengan suku bunga mengambang yang diterbitkan oleh American
Express Company
Wesel jangka panjang dijamin dengan hipotek atas aset tertentu yang berfungsi sebagai
Wesel bayar hipotek (mortgage notes payable) banyak digunakan oleh perorangan
untuk membeli rumah serta oleh perusahaan kecil dan perusahaan besar untuk memperoleh
bangunan pabrik. Sekitar 18 persen dari utang jangka panjang McDonald's berkaitan
dengan wesel bayar hipotek atas tanah, bangunan, dan perbaikan bangunan. Jangka waktu
pinjaman hipotek ditetapkan baik dengan suku bunga tetap maupun suku bunga yang
disesuaikan. Biasanya, jangka waktu dibutuhkan peminjam untuk membuat pembayaran
angsuran selama jangka waktu pinjaman. Masing-masing pembayaran mencakup (1) bunga
atas saldo pinjaman yang belum dilunasi dan (2) pengurangan dari jumlah pokok pinjaman.
Porsi bunga dalam pembayaran setiap periode menurun, sedangkan porsi jumlah pokoknya
meningkat.
Wesel bayar
hipotek dicatat pertama kali pada nilai nominal. Setelah itu ayat jurnal
diperlukan untuk setiap pembayaran angsuran. Sebagai contoh, asumsikan bahwa Porter
Technology Inc, menerbitkan wesel bayar hipotek sebesar $500.000, bunga 12%, dan
jangka waktu 20 tahun pada tanggal 31 Desember 2005 untuk memperolch pendanaan
yang dibutuhkan untuk laboratorium riset yang baru. Pembayaran angsuran tiap setengah
tahunan sebesar $33.231 (di luar pajak real estat dan asuransi). Skedul pembayaran angsurarn
untuk 2 tahun pertama adalah sebagai berikut.
diperlukan untuk setiap pembayaran angsuran. Sebagai contoh, asumsikan bahwa Porter
Technology Inc, menerbitkan wesel bayar hipotek sebesar $500.000, bunga 12%, dan
jangka waktu 20 tahun pada tanggal 31 Desember 2005 untuk memperolch pendanaan
yang dibutuhkan untuk laboratorium riset yang baru. Pembayaran angsuran tiap setengah
tahunan sebesar $33.231 (di luar pajak real estat dan asuransi). Skedul pembayaran angsurarn
untuk 2 tahun pertama adalah sebagai berikut.

Jurnal untuk mencatat pinjaman hipotek dan pembayaran angsuran pertama adalah sebagai
berikut
31 Des Kas 500.000
Wesel
Bayar Hipotek 500.000
(mencatat
pinjaman hipotek)
30 Jun Beban
Bunga 30.000
Wesel
Bayar Hipotek 3.231
Kas 32.231
(mencatat pinjaman hipotek)
Di neraca, pengurangan dalam jumiah pokok untuk tahun
berikutnya dilaporkan sebagai
kewajiban jangka pendek. Sisa saldo jumlah pokok yang belum dibayar diklasifikasikan
sebagai kewajiban jangka panjang. Per 31 Desember 2006, total kewajiban sebesar $493.344.
Dari jumlah tersebut, $7.478 ($3.630+ $3.848) adalah kewajiban jangka pendek dan $485.866 ($493.344-$7.478) adalah kewajiban jangka panjang
kewajiban jangka pendek. Sisa saldo jumlah pokok yang belum dibayar diklasifikasikan
sebagai kewajiban jangka panjang. Per 31 Desember 2006, total kewajiban sebesar $493.344.
Dari jumlah tersebut, $7.478 ($3.630+ $3.848) adalah kewajiban jangka pendek dan $485.866 ($493.344-$7.478) adalah kewajiban jangka panjang
Kewajiban Sewa
Seperti yang telah ditunjukkan di Bab 10, sewa merupakan perjanjian kontrak antara lessor
(pemilik properti) dan lessee (penyewa properti),Sewa menyerahkan hak untuk menggunakan
suatu aset khusus selama periode waktu tertentu untuk mendapatkan pembayaran secara
tunai. Sewa merupakan bisnis yang besar. Peralatan modal yang diestimasikan sebesar
$125 miliar disewakan dalam tahun berjalan. Hal ini menunjukkan sekitar sepertiga dari
peralatan kantor dibiayai selama tahun tersebut. Dua jenis sewa yang paling umum adalah
sewa operasi dan sewa pembiayaan.
Sewa Operasi
Penyewaan apartemen dan penyewaan kendaraan di bandara merupakan contoh dari
sewa operasi. Dalam sewa operasi (operating lease), penekanannya pada penggunaan
sementara properti oleh lessee. Kepemilikan aset tetap berada di lessor. Pembayaran
sewa dicatat sebagai beban oleh lessee dan sebagai pendapatan oleh lessor. Sebagai contoh,
asumsikan bahwa perwakilan penjualan untuk Western Inc. menyewa kendaraan dari Hertz
Car Rental di bandara Los Angeles dan Hertz mengenakan biaya sebesar $275. Jurnal yang
dibuat oleh lessee adalah
Beban Sewa Kendaraan 275
Kas 275
(Mencatat
pembayaran beban sewa)
Lessee mungkin harus mengeluarkan
biaya selain biaya sewa pada periode sewa. Sebagai
contoh, dari kasus di atas, lessee mungkin masih harus membeli bensin. Biaya tersebut juga
dilaporkan sebagai beban.
contoh, dari kasus di atas, lessee mungkin masih harus membeli bensin. Biaya tersebut juga
dilaporkan sebagai beban.
Sewa Pembiavaan
Dalam kebanyakan kontrak sewa, pembayaran periodik dibuat oleh lessee dan dicatat sebagai
beban sewa di laporan laba rugi. Namun, dalam beberapa kasus, kontrak sewa memindahkan
seluruh manfaat dan risiko kepemilikan aset ke lessee. Sewa tersebut merupakan dampak
dari pembelian properti. Jenis sewa ini disebut sewa pembiayaan (finance lease/capital
lease). Namanya berasal dari fakta bahwa nilai sekarang dari pembayaran kas untuk sewa
dikapitalisasi dan dicatat sebagai aset.
Lessee harus mencatat sewa sebagai aset-yaitu, sewa
pembiayaan-jika salah sat
dari kondisi berikut ada:
dari kondisi berikut ada:
1. Dalam sewa terjadi pemindahan kepemilikan properti ke lessee. Alasannya: Jika
selama masa sewa, lessee menerima kepemilikan dari aset, aset yang disewakan
seharusnya dilaporkan sebagai aset dalam pembukuan lessee.
2. Dalam sewa terdapat hak opsi untuk membeli. Alasannya: Jika selama masa sewa
lessee dapat membeli aset pada harga yang cukup substansial di bawah nilai pasar wajar,
lessee akan menggunakan hak opsinya. Jadi, sewa seharusnya dilaporkan sebagai aset
sewa dalam pembukuan lessee.
3. Jangka waktu sewa sama dengan 75% atau lebih dari umur ekonomis propert
sewa. Alasannya: Jika masa sewa hampir sepanjang masa manfaat aset, aset tersebut
seharusnya dicatat oleh lessee.
4. Nilai sekarang dari pembayaran sewa sama dengan atau melebihi 90% dari nila
pasar wajar properti yang disewakan. Alasannya: Jika nilai sekarang dari pembayaran
sewa sama dengan atau hampir sama dengan nilai pasar wajar aset, lessee perlu membeli
aset. Sebagai hasilnya, aset yang disewakan seharusnya dicatat dalam pembukuan
lessee
Sebagai contoh, asumsikan bahwa Gonzalez Company memutuskan untuk menyewa
peralatan baru. Masa periode sewa adalah 4 tahun; umur ekonomis dari peralatan yang
disewakan diestimasikan selama 5 tahun. Nilai sekarang dari pembayaran sewa adalah
$190.000, yang sama dengan nilai pasar wajar dari peralatan. Tidak ada pemindahan
kepemilikan selama nasa sewa ataupun tidak ada opsi pembelian yang ditawarkan.
Dalam contoh tersebut, Gonzales membeli peralatan. Kondisi 3
dan 4 terpenuhi.
Pertama, masa sewa adalah 75% atau melebihi umur ekonomis dari aset. Kedua, nilai
sekarang dari pembayaran kas sama dengan nilai pasar wajar dari peralatan, Jurnal untuk
mencatat transaksi tersebut adalah sebagai berikut.
Pertama, masa sewa adalah 75% atau melebihi umur ekonomis dari aset. Kedua, nilai
sekarang dari pembayaran kas sama dengan nilai pasar wajar dari peralatan, Jurnal untuk
mencatat transaksi tersebut adalah sebagai berikut.
Aset yang
Disewakan—Peralatan 190.000
Kewajiban Sewa Guna Usaha 190.000
(mencatat aset yang
disewakan dan kewajiban sewa)
Aset yang disewa dilaporkan di neraca di bawah aset tetap. Kewajiban sewa dilaporkan
di neraca sebagai kewajiban. Bagian dari kewajiban sewa yang akan dibayar pada tahun
berikutnya dilaporkan sebagai kewajiban jangka pendek. Sisanya diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang.
Hampir sebagian besar para lessee tidak melaporkan sewa di neraca mereka. Mengapa?
Karena kewajiban sewa meningkatkan total kewajiban perusahaan. Hal ini akan menyebabkan perusahaan mengalami kesulitan untuk memperoleh dana dari peminjam. Sebagai hasilnya perusahaan berusaha untuk menyimpan aset yang disewakan dan kewajiban sewa guna usaha di luar neraca dengan tidak memenuhi keempat kondisi yang disebutkan di atas. Praktik menyimpan kewajiban di luar neraca mengacu pada pendanaan di luar neraca
(offbalance-sheet financing)
Penyajian
Kewajiban jangka panjang dilaporkan pada bagian terpisah di neraca setelah kewajiban
jangka pendek Alernatifnya, data ringkasan yang disajikan di neraca dengan data terperinci (suku bunga, tanggal jatuh tempo, hak konversi, aset yang dijadikan sebagai jaminan) ditunjukkan dalam skedul pendukung, Bagian utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun harus dilaporkan sebagai kewajiban jangka pendek jika diharapkan akan dibayarkan dari aset lancar.
Kewajiban jangka panjang dilaporkan pada bagian terpisah di neraca setelah kewajiban
jangka pendek Alernatifnya, data ringkasan yang disajikan di neraca dengan data terperinci (suku bunga, tanggal jatuh tempo, hak konversi, aset yang dijadikan sebagai jaminan) ditunjukkan dalam skedul pendukung, Bagian utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun harus dilaporkan sebagai kewajiban jangka pendek jika diharapkan akan dibayarkan dari aset lancar.
LAX CORPORATION
Neraca (sebagian)
Kewajiban jangka panjang
Utang
obligasi 10% jatuh tempo dalam 2012 $1.000.000
Dikurangi:
Diskon utang obligasi 80.000 $ 920.000
Wesel
Bayar Hipotek.11% jatuh tempo 2018
Dan
dijaminkan dengan aset tetap 500.000
Kewajiban sewa 540.000
Total
Kewajiban jangka panjang $1.960.000
Analisis
kreditor jangka panjang dan pemegang saham tertarik dengan solvabilitas (solvency) jangka panjang perusahaan, secara khusus kemampuan perusahaan untuk membayar bunga dan
jamlah pokok dari utang pada saat jatuh tempo. Utang terhadap total aset dan kelipatan
bunga yang dapat dibayarkan merupakan dua rasio yang memberikan informasi tentang
kemampuan membayar utang dan solvabilitas jangka panjang.
Rasio utang terhadap total aset (debt to total asset ratio) mengukur persentase dari
total aset yang disediakan oleh kreditor. Cara menghitungnya adalah membagi total utang
(baik kewajiban jangka pendek maupun kewajiban jangka panjang) dengan total aset,
sebagaimana yang ditunjukkan di bawah ini. Semakin tinggi persentase utang terhadap total
aset, semakin besar risiko bahwa perusahaan kemungkinan tidak mampu untuk memenuhi
kewajibannya pada saat jatuh tempo.
Rasio kelipatan bunga yang dapat dibayarkan (times interest earned ratio)
mengindikasikan kemapuan perusahaan untuk melunasi pembayaran bunga pada saat jatuh
jatuh tempo. Dihitung dengan membagi laba sebelum pajak dan beban bunga dengan beban
bunga.
Sebagai contoh rasio tersebut, kita akan gunakan data darilaporan tahunan Johnson &
Johnson tahun 2002. Perusahaan memiliki total kewajiban $17.859 juta, total aset $40.556
juta, beban bunga $160juta, pajak penghasilan $2.694 juta, dan laba bersih $6.597 juta. Rasio
utang terhadap total aset dan rasio kelipatan bunga yang dapat dibayarkan milik Johnson
& Johnson ditunjukkan di bawah ini, berikut perhitungannya.
Total Utang
Total Aset = Utang
terhadap total aset
$17.859
$40.556 = 44%
Laba sebelum pajak Kelipatan bunga yang
Penghasilan dan
Beban Bunga = dapat
dibayarkan
beban bunga
$6.597 + $2.694 +$160
$160 = 59,1 Kali
Johnson & Johnson memiliki persentase utang terhadap
total aset yang relatif rendah sebesar
44%. Rasio cakupan bunga yang mencapai 59,1 kali terlihat sangat aman.
44%. Rasio cakupan bunga yang mencapai 59,1 kali terlihat sangat aman.
Soal :
Snyder software
inc. Tealh berhasil mengembangkan program
spreadsheet baru. Untuk memproduksi dan memasarkan program tersebut ,
perusahaan membutuhkan tambahan pendanaan sebesar $2 juta. Pada tanggal 31
Desember 2005. Snyder ***Sejumlah uang sebagai berikut.
1.
Snyder
menerbitkan obligasi konversi dengan nilai nominal $500.000, berjangka waktu 10
tahun, dan suku bunga 11%. Obligasi dijual pada nilai nominalnya dan bunga
dibayar 2 kali dalam setahun yaitu tiap tanggal 1 januari dan 1 juli. Tiap
obligasi senilai $1000 dapat dikonversi menjadi 30 lembar saham biasa Snyder
dengan nilai nominal $20
2.
Snyder
menerbitkan obligasi dengan nilai nominal $1juta, berjangka waktu 10 tahun dan
suku bunga 10%, pada nilai nominalnya. Bunga dibayar 2 kali setahun tiap
tanggal 1 januari dengan nilai nominal $20
Diminta :
1.
Untuk Obligasi
Konversi, buatlah ayat jurnal untuk
a)
Penerbitan
Obligasi pada 1 januari 2006
b)
Beban bunga
pada 1 juli dan 31 Desember 2006
c)
Pembayaran
bunga pada 1 januari 2007
d)
Konversi
Seluruh lembar obligasi menjadi lembar saham biasa pada 1 Januari 2007, pada
saat nilai pada saham biasa sebesar $67 per lembar
2.
Untuk obligasi
dengan jangka waktu 10 tahun dan suku bunga 10%
a)
Buatlah ayat
jurnal penerbitan obligasi pada 1 januari 2006
b)
Buatlah ayat jurnal
untuk beban bungan selama tahun 2006. Asumsi tidak ada akrual pada 1 juli
c)
Buatlah ayat
jurnal untuk penarikan obligasi pada tanggal 1 januari 2009 setelah dilakukan
pembayaran bunga yang jatuh tempo pada tanggal tersebut
Jawab :
1.
(a). 2006
1 jan Kas 500.000
Utang
Obligasi 500.000
(Mencatat
penerbitan obligasi
Konversi
pada nilai nominal
dengan jangka waktu 10 thn
dan akun bunga 11%)
(b). 2006
1 Jul Beban
bunga obligasi 27.500
Kas($500.000
x 0.055 27.500
(
Mencatat pembayaran bunga
Setengah
tahunan)
31 Des Beban
bunga obligasi 27.500
Utang
bunga obligasi 27.500
(mencatat
akrual bunga obligasi
setengah tahunan
(c). 2007
1 Jan Utang
Bunga Obligasi 27.500
Kas 27.500
(mencatat
pembayaran akrual bunga)
(d)
1 Jan Utang
Obligasi 500.000
Saham
Biasa(Nilai Nominal)
300.000
Agio
Saham
200.000
(Mencatat
konversi obligasi
Menjadi
saham biasa)
($500.000
/ $1.000 = 500 obligasi;
500
x 30 = 15.000 lembar; 15.000 x $20
= 300.000)
2.
(a). 2006
1 Jan Kas 1.000.000
Utang
obligasi 1.000.000
(mencatat
penerbitan obligasi)
(b). 2006
1 Jul Bebann
Bunga Obligasi 50.000
Kas 50.000
(Mencatat
pembayaran bunga
Setengah
tahunan)
31 Des Beban
Bunga Obligasi 50.000
Utang Bunga
Obligasi 50.000
(mencatat
akrual bunga
Setengah
tahunan)
(c). 2009
1 Jan Utang
Obligasi 1.000.000
Kerugian Penarikan Obligasi 10.000
Kerugian Penarikan Obligasi 10.000
Kas 1.010.000
(Mencatat
penarikan
Obligasi pada 101)
($1.010.000-$1.000.000)

No comments:
Post a Comment