Monday, November 19, 2018

PENGANTAR AKUTANSI KELOMPOK 6


A. JURNAL PENYESUAIAN
Pengertian jurnal penyesuaian adalah proses penyesuaian tentang catatan atau fakta yang sebenarnya pada akhir periode akuntansi. Jurnal penyesuaian disusun berdasarkan data dari neraca saldo dan data (informasi) penyesuaian akhir periode.
Ayat jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat dalam proses pencatatan perubahan saldo dalam beberapa akun sehingga saldo mencerminkan jumlah saldo yang sebenarnya.

1.Fungsi Jurnal Penyesuaian
a)  Menetapkan saldo catatan akun buku besar pada akhir periode sehingga setiap perkiraan saldo riil, khususnya perkiraan harta dan kewajiban menunjukkan jumlah yang sebenarnya.
b)  Menghitung setiap perkiraan nominal (perkiraan pendapatan dan beban) yang sebenarnya selama periode yang bersangkutan.
2.Akun yang Harus Disesuaikan
a. Akun perlengkapan, yang memerlukan penyesuaian karena ada pemakaian.
b. Akun beban dibayar di muka, yang memerlukan penyesuaian karena waktu telah dijalani/jatuh tempo.
c. Akun aktiva tetap, yang memerlukan penyesuaian karena ada penyusutan aktiva.
d. Akun pendapatan, yaitu memerlukan penyesuaian karena ada pendapatan yang belum diperhitungkan atau penerimaan yang belum menjadi pendapatan.
e. Akun beban, yang memerlukan penyesuaian karena ada beban yang belum diperhitungkan atau pembayaran yang belum menjadi beban.
f.  Akun pendapatan diterima di muka, yang memerlukan penyesuaian karena berjalannya waktu atau diserahkannya prestasi pada pelanggan.







1

3.Pencatatan Jurnal Penyesuaian

1.    mencatat perlengkapan yang terpakai
Nama Akun
Debit
Kredit
Beban Perlengkapan
(Saldo)
-
Perlengkapan
-
(Saldo)

2.    Mencatat beban dibayar dimuka
A.   Metode Harta
Contoh: Beban Sewa
Nama Akun
Debit
Kredit
Beban Sewa
(Saldo)
-
Sewa dibayar dimuka
-
(Saldo)

B.   Metode Beban
Nama Akun
Debit
Kredit
Sewa dibayar dimuka
(Saldo)
-
Beban Sewa
-
(Saldo)

3.    Mencatat beban yang masih harus dibayar
Contoh: Beban Gaji
Nama Akun
Debit
Kredit
Beban Gaji
(Saldo)
-
Utang Gaji
-
(Saldo)

4.    Mencatat penyusutan harta tetap
Nama Akun
Debit
Kredit
Beban Penyusutan …
(Saldo)
-
Akumulasi Penyusutan …
-
(Saldo)

5.    Pendapatan yang masih harus diterima
Nama Akun
Debit
Kredit
Piutang
(Saldo)
-
Pendapatan
-
(Saldo)



2

6.    Pendapatan diterima dimuka
A.   Metode Utang
Nama Akun
Debit
Kredit
Pendapatan diterima dimuka
(Saldo)
-
Pendapatan
-
(Saldo)

B.   Metode Pendapatan
Nama Akun
Debit
Kredit
Pendapatan
(Saldo)
-
Pendapatan diterima dimuka
-
(Saldo)














3

NERACA SALDO DISESUAIKAN
Description: Image result for neraca saldo disesuaikan
Neraca Saldo Setelah Penyesuaian ialah saldo-saldo buku besar setelah disesuaikan dengan keadaan akhir tahun atau keadaan saat menyusun laporan keuangan suatu usaha. Yang telah disesuaikan adalah nilai saldo-saldo tertentu dalam neraca saldo. Apa yang dinilai dan bagaimana cara menyesuaikannya diatur dalam kaidah akuntansi. Penyesuaian saldo-saldo pada akhir tahun atas sebagian saldo rekening yang ada dalam neraca saldo akhir tahun maka dilaksanakan dengan Jurnal Penyesuaian. Jurnal penyesuaian dibuat agar tercapai keseimbangan.

Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan ketidaksamaan, diantaranya:
     Ada transaksi yang terlewat (belum dicatat)
     Kesalahan perhitungan (nilai transaksi yang dicatat terlalu besar atau terlalu kecil)
     Ada transaksi yang tidak bisa diakui akibat penerapan sistem akrual.

Menurut aturan dalam kaidah akuntansi, setelah neraca saldo tersusun, tidak seluruh angka-angka saldo tersebut dapat dipakai sebagai laporan keuangan karena sebagian saldo Rekening, Perkiraan, maupun Akun 


4

C. LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi finansial suatu perusahaan dalam periode tertentu. Informasi mengenai kondisi finansial tersebut nantinya dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan seperti pihak manajemen, pemberi pinjaman, investor, hingga pemegang saham untuk menilai kinerja perusahaan dan menentukan langkah apa yang harus diambil setelahnya. 
     Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2009:3), laporan keuangan memiliki tujuan untuk menyediakan informasi yang berhubungan dengan keuangan, kinerja dan perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pemakai untuk mengambil keputusan ekonomi.
1. Fungsi Laporan Keuangan
a)    Menyusun Perencanaan Aktivitas Perusahaan
Laporan keuangan pada dasarnya memberikan gambaran mengenai kapabilitas perusahaan untuk melaksanakan kegiatan operasional demi tercapainya tujuan perusahaan.
b)    Mengendalikan Perusahaan
Selain memberikan gambaran mengenai kondisi keuangan perusahaan, laporan keuangan juga bertindak sebagai bahan pertimbangan para pembuat kebijakan untuk menyusun kebijakan apa yang tepat untuk perusahaannya.
Contohnya, jika perusahaan memiliki jumlah piutang yang tertunggak, maka pihak perusahaan dapat mengantisipasi dengan mengurangi penjualan kredit atau meningkatkan penagihan.

c)    Bahan Pertimbangan dan Pertanggungjawaban Pihak Eksternal Perusahaan
Perusahaan manapun pasti menjalin kerja sama dengan pihak lain di luar perusahaan, seperti para investor dan bank. Laporan keuangan berfungsi sebagai bahan pertimbangan bagi para investor untuk menentukan sikap dan keputusan tepat berkaitan dengan kegiatan investasinya di perusahaan yang bersangkutan. Laporan keuangan juga dapat memberikan perkiraan mengenai tanggungan pajak yang ditetapkan terhadap perusahaan.



5


2.Pengguna Laporan Keuangan

a)    Investor
Para penanam modal alias investor memiliki kepentingan untuk mengetahui laporan keuangan perusahaan tempat mereka menanamkan modalnya. Laporan keuangan dapat membantu para investor untuk membuat keputusan apakah mereka harus membeli atau menjual investasi tersebut.
b)    Karyawan
Laporan keuangan juga dapat memberikan gambaran mengenai stabilitas keuangan perusahaan kepada para karyawannya. Melalui laporan keuangan, para karyawan dapat memperkirakan serta menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan upah, kesempatan kerja, dan manfaat pensiun.
c)    Pemerintah
Pemerintah melalui lembaga-lembaga yang mewakilinya juga memiliki hak untuk mengetahui laporan keuangan suatu perusahaan. Hal tersebut berkaitan dengan alokasi sumber daya serta menetapkan kebijakan pajak yang harus dikenakan terhadap perusahaan yang bersangkutan.
d)    Pemasok dan Kreditur Usaha
Para pemasok dan kreditur usaha tertarik untuk menggunakan laporan keuangan agar dapat memastikan jumlah dana yang terhutang dapat dibayarkan perusahaan tepat ketika jatuh tempo.
e)    Pelanggan
Pelanggan berkepentingan untuk menggunakan laporan keuangan terutama jika mereka terlibat dalam perjanjian jangka panjang dengan perusahaan. Laporan keuangan dapat memberikan gambaran kepada para pelanggan mengenai keberlangsungan hidup perusahaan yang bersangkutan.
3.Jenis-Jenis Laporan Keuangan

1. Neraca

Neraca berisi gambaran posisi keuangan, yang menunjukkan aktiva, kewajiban dan ekuitas dari suatu perusahaan pada tanggal tertentu. Neraca aktiva lancar akan dipisahkan dengan neraca aktiva tidak lancar. Begitu juga kewajiban jangka pendek tentu akan dipisahkan dengan kewajiban jangka panjang.



6
2. Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi adalah ringkasan aktivitas transaksi pada perusahaan yang akan berpengaruh pada stabilitas, risiko dan prediksi pada suatu periode yang menghasilkan hasil usaha bersih atau kerugian yang timbul dari kegiatan usaha dan aktivitas lainnya. Laporan laba rugi perusahaan menampilkan berbagai unsur kinerja keuangan yang diperlukan bagi penyajian secara wajar.
3. Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan perubahan ekuitas adalah laporan yang menyajikan peningkatan maupun penurunan aktiva-aktiva bersih atau kekayaan perusahaan selama periode tertentu yang didasarkan prinsip-prinsip pengukuran tertentu yang dianut dan harus diungkapkan dalam laporan keuangan.
4. Laporan Arus Kas Informasi
Pada umumnya laporan arus kas banyak digunakan sebagai indikator dari jumlah, waktu dan kepastian arus kas masa depan. Selain itu, arus kas berfungsi meneliti kecermatan dan ketepatan perkiraan/taksiran arus kas masa depan yang telah dibuat sebelumnya dan dalam menentukan hubungan antara profitabilitas dan arus kas bersih serta dampak perubahan harga yang diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.











7

SOAL PENDEKATAN JURNAL PENYESUAIAN:
1.    Dibayar asuransi untuk 1 tahun sebesar Rp 1.200.000 dimulai 1 Agustus. Berapa besarnya beban asuransi? (Metode harta&beban)
Jawab:

Harta : 5/12 x 1.200.000 = 500.000
Beban: 1.200.000 – 500.000 = 700.000

Pencatatan
-       Harta
Nama Akun
Debit
Kredit
Beban Asuransi
Rp 500.000
-
Asuransi dibayar dimuka
-
Rp 500.000

-       Beban
Nama Akun
Debit
Kredit
Asuransi dibayar dimuka
Rp 700.000
-
Beban Asuransi
-
Rp 700.000

2.    Pada tanggal 31 Desember 2017, PT Digicom, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang digital memiliki tanggungan berupa hutang gaji yang harus dibayarkan kepada karyawannya sebesar Rp 5.000.000. Pencatatan jurnal penyesuaian yang tepat adalah …
Jawab:
Nama Akun
Debit
Kredit
Beban Gaji
Rp 5.000.000
-
Utang Gaji
-
Rp 5.000.000

3.    1 Januari 2008 Persediaan toko mempunyai sisa saldo Rp 300.000 selama periode sebelum penutupan buku dibeli Persediaan toko tambahan Rp 1.700.000. Dan pada tanggal 31 Desember 2008 nilai perlengkapan sebesar Rp 500.000. Pencatatan jurnal penyesuaian yang tepat adalah …(Metode Beban)
Nama Akun
Debit
Kredit
Beban perlengkapan toko
Rp 1.500.000
-
Perlengkapan toko dibayar dimuka
-
Rp 1.500.000
Cara : Rp 1.700.000 + Rp 300.000 – Rp 500.000 = Rp 1.500.000

8

Soal 1:
NERACA SALDO
HOTMAN ADVOKAT
JANUARI 2010

AKUN
Ref
Debit
Kredit
Kas

Rp81.150.000
-
Peralatan Kantor

Rp10.000.000
-
Piutang Usaha

Rp10.000.000
-
Utang Bank

-
Rp47.500.000
Pendapatan Jasa

-
Rp45.000.000
Ekuitas Tn.Hotman

-
Rp15.000.000
Beban Gaji

Rp1.500.000
-
Sewa dibayar dimuka

Rp4.500.000
-
Beban Telepon

Rp100.000
-
Beban Listrik

Rp250.000
-
Total
Rp107.500.000
Rp107.500.000

Data penyesuaian per 31 Januari sebagai berikut:

1.      Peralatan kantor tersisa Rp4.500.000
2.      Gaji karyawan yang belum dibayar Rp500.000
3.      Sewa untuk 6 bulan sudah dijadikan beban dari sewa dibayar dimuka.
Carilah Jurnal Penyesuain dan Neraca Saldo Disesuaikannya!

Jawab:
1.    Peralatan kantor – Peralatan kantor tersisa 
( Rp 10.000.000 – Rp 4.500.000 = Rp 5.500.000)
2.    Gaji Karyawan = Rp 500.000
3.    6/12 x Rp 4.500.000 = Rp 2.250.000

HOTMAN ADVOKAT
JURNAL PENYESUAIAN
31 JANUARI 2010
Tanggal
Nama Akun
Ref
Debit
Kredit
JAN
31
Beban Peralatan
           Peralatan

Rp 5.500.000
-
-
Rp 5.500.000
31
Beban Gaji
              Utang Gaji

Rp 500.000
-
-
Rp 500.000
31
Sewa dibayar dimuka
              Beban Sewa

Rp 2.250.000
-
-
Rp 2.250.000

9

HOTMAN ADVOKAT
NERACA SALDO DISESUAIKAN
                                            31 JANUARI 2010                      (dalam ribuan)
Nama Akun
Neraca Saldo
Jurnal Penyesuaian
N. Saldo Disesuaikan
Debit
Kredit
Debit
Kredit
Debit
Kredit
Kas
81.150
-
-
-
81.150
-
Peralatan Kantor
10.000
-
-
5.500
4.500
-
Piutang Usaha
10.000
-
-
-
10.000
-
Utang Bank
-
47.500
-
-
-
47.500
Pendapatan Jasa
-
45.000
-
-
-
45.000
Ekuitas Tn. Hotman
-
15.000
-
-
-
15.000
Beban Gaji
1.500
-
500
-
2.000
-
Sewa dibayar dimuka
4.500
-
2.250
-
6.750
-
Beban Telepon
100
-
-
-
100
-
Beban Listrik
250
-
-
-
250
-
Beban Peralatan
-
-
5.500
-
5.500
-
Beban Sewa
-
-
-
2.250
-
2.250
Utang Gaji
-
-
-
500
-
500
TOTAL SALDO
107.500
107.500
8.250
8.250
110.250
110.250

















10



SOAL 2:
CV KOPSIS TRANSPORT
NERACA SALDO
DESEMBER 2014

No.
Nama Akun
Debit
Kredit
1101
Kas
Rp 192.100.000
-
1106
Perlengkapan Kantor
Rp 15.000.000
-
1108
Asuransi dibayar dimuka
Rp 2.400.000
-
1302
Kendaraan
Rp 240.000.000
-
2101
Utang Usaha
-
Rp 40.000.000
2103
Sewa diterima dimuka
-
Rp 18.000.000
2201
Utang Bank

Rp 50.000.000
3101
Modal Tn. Hasan
-
Rp 300.000.000
3102
Prive Tn. Hasan
Rp 1.000.000
-
4101
Pendapatan Jasa
-
Rp 50.000.000
5101
Beban Gaji
Rp 7.500.000
-

JUMLAH
Rp 458.000.000
Rp 458.000.000

Data penyesuaian per tanggal 31 Desember 2014 sebagai berikut:
1.    Gaji karyawan untuk bulan desember 2014 akan dibayarkan pada 2 Januari 2015 sebesar Rp 8.000.000.
2.    Pada Akhir periode 2014 terdapat pendapatan bunga yang masih harus diterima dari simpanan di bank Rp 2.500.000. Pendapatan Bungan tersebut akan diterima 3 Januari 2015.
3.    Pada periode 2014 di beli kendaraan seharga Rp 240.000.000. kendaraan tersebut memiliki umur ekonomis 10 tahun.
4.    Pada akhir periode dilakukan penyesuaian dengan menghitung beban asuransi yang dimanfaatkan pada periode yang bersangkutan, yaitu Agustus-Desember selama 5 bulan.
5.    Selama periode tahun 2014 dilakukan pembelian perlengkapan kantor sebesar Rp 15.000.000. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik pada akhir periode, diketahui bahwa persediaan perlengkapan sebesar Rp 5.000.000.

Tentukan jurnal penyesuaian dan neraca saldo disesuaikan!



11

Pembahasan:
 3. Kendaraan 240.000.000 : 10 tahun = 24.000.000
 4.  5/12 x 2.400.000 = 1.000.000
 5. Peralatan terpakai= 15.000.000 – 5.000.000= 10.000.000


CV KOPSIS TRANSPORT
JURNAL PENYESUAIAN
31 DESEMBER 2014
Tanggal
Nama Akun
Ref
Debit
Kredit
DES
31
Beban Gaji
           Utang Gaji

Rp 8.000.000
-
-
Rp 8.000.000
31
Piutang Bunga
            Pendapatan Bunga

Rp 2.500.000
-
-
Rp 2.500.000
31
Beban penyusutan kendaraan
    Akumulasi penyusutan kendaraan

Rp 24.000.000
-
-
Rp 24.000.000
31
Beban Asuransi
            Asuransi dibayar dimuka

Rp 1.000.000
-
-
Rp 1.000.000
31
Beban perlengkapan kantor
            Perlengkapan kantor

Rp 10.000.000
-
-
Rp 10.000.000


           







JUMLAH

Rp 45.500.000
Rp 45.500.000

















12


CV KOPSIS TRANSPORT
NERACA SALDO DISESUAIKAN
31 DESEMBER 2014
                                                                                                       (dalam ribuan)
Nama Akun
Neraca Saldo
Jurnal Penyesuaian
N. Saldo Disesuaikan
Debit
Kredit
Debit
Kredit
Debit
Kredit
Kas
192.100
-
-
-
192.100
-
Peralatan Kantor
15.000
-
-
10.000
5.000
-
Asuransi dibayar dimuka
2.400
-
-
1.000
1.400
-
Kendaraan
240.000
-
-
-
240.000
-
Utang Usaha
-
40.000
-
-
-
40.000
Sewa diterima dimuka
-
18.000
-
-
-
18.000
Utang Bank
-
50.000
-
-
-
50.000
Modal Tn Hasan
-
300.000
-
-
-
300.000
Prive
1.000
-
-
-
1.000
-
Pendapatan Jasa
-
50.000
-
-
-
50.000
Beban Gaji
7.500
-
8.000
-
15.500
-
Utang Gaji
-
-
-
8.000
-
8.000
Piutang Bunga
-
-
2.500
-
2.500
-
Pendapatan Bunga
-
-
-
2.500
-
2.500
Beban Penyusutan Kendaraan
-
-
24.000
-
24.000
-
Akumulasi Penyusutan Kendaraan
-
-
-
24.000
-
24.000
Beban Ansuransi
-
-
1.000
-
1.000
-
Beban Perlengkapan
-
-
10.000
-
10.000
-

-
-
-
-
-
-
Jumlah
458.000
458.000
45.500
45.500
492.500
492.500















                                                                                                       





13


DAFTAR PUSTAKA
Samryn. 2012. Pengantar Akuntansi: Mudah membuat jurnal dengan pendekatan siklus transaksi. Jakarta: Rajawali Press

Hery.2013.Akuntansi Jasa dan Dagang.Yogyakarta: Gava Media

Rudianto.2009. Pengantar Akuntansi.Jakarta: Erlangga.
































14

No comments:

Post a Comment